KOTABUMI–Tim dari Bank Mandiri Cabang Kabupaten Lampung Utara(Lampura) yang terdiri dari Ersanto, Candra yang didampingi Pendamping Program Sembako Kecamatan Kotabumi Selatan Elani, S.Ag melakukan survey dan evaluasi terhadap tujuh Kube e-warung yang ada di Kecamatan Kotabumi Selatan.
Tujuh Kube e-warung tersebut merupak agen resmi dari Bank Mandiri diantaranya berada di desa Mulang Maya, Curup Guruh, Kota Alam, Taman Jaya, Kelapa Tujuh dan Bandar Putih.
Dibeberapa tempat seperti taman jaya sempat ditanyakan permasalahan yang ada dan selalu dihadapi oleh kube e-warung sebagai garda terdepan program sembako.”Kendala dan masalah yang dihadapi sangat kompleks. Mulai dari masalah kartu pergantian baru karena hilang.
Kemudian kartu yang sangat lama terisi sampai dengan masih adanya kartu KKS yang tidak pernah terisi dan persoalan lainnya,”jelas
Ketua Kube e-warung Taman Jaya.
Ditempat yang sama, Erwanto selaku Ketua kube e-warung Curup Guruh menyampaikan keluhan atas lambannya penanganan mesin EDC yang rusak dan memakan waktu lebih dari enam bulan hingga satu tahun belum selesai.”Tentang mesin EDC yang rusak kenapa begitu lama penagannya setelah saya tanyakan ke pendamping program Pak Elani ternyata tehnisi mesin tersebut hanya ada di Bandar Lampung dan palembang. Jadi kalau ada kerusakan, harusdikirim ke area Bandar Lampung, andai tidak bisa tertangani maka akan dibawa ke palembang,” ujarnya.
Sebagai pendamping program, Elani menyampaikan akan lebih jika Bank Mandiri memiliki tenaga ahli sendiri dibidang ini.
Sehinga rentang kendali service mesin EDC dapat diperpendek agar program ini dapat berjalan lancar.”Mengingat saat ini di Kecamatan Kotabumi selatan dari 8 kube e-warung yang ada hanya 4 kube lagi yg memiliki mesin EDC dalam keadaan baik. Sedang 2 kube mesinnya rusak dan 2 kube mesinya belum keluar,”pungkasnya.(cw-ela/ria)






