KOTABUMI — Meskipun status Kabupaten Lampung Utara (Lampura) meningkat dari zona kuning ke zona oranye, dan kasus positif Covid-19 terus melonjak naik, tidak membuat gentar dan menyurutkan nyali ratusan masyarakat untuk mengunjungi pusat perbelanjaan Ramayana Kotabumi, Kamis (1/10).
Anehnya lagi, pusat perbelanjaan tersebut, meskipun di padati oleh ratusan masyarakat yang berkerumun dengan mengabaikan protokol kesehatan, sama sekali tindak mendapatkan pengawasan maupun pantauan oleh tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Lampura, meski jarak posko hanya berkisar sekitar 15 M saja dari supermaket tersebut.
Indah Saras Wati (34) salah seorang pengunjung Mall tersebut, saat di konfirmasi sejumlah awak media mengaku bahwa, dirinya sangat senang mendapat kabar, jika Ramayana telah resmi di buka, setelah sekian lama tidak melayani para pengunjung.
Oleh karena itu, ia bersama rekan-rekannya berinisiatif menyempatkan diri untuk membeli kebutuhan alat kosmetik. “Ia mas, mumpung hari ini lagi banyak diskon, makanya saya dan kawan-kawan kesini, untuk beli alat make up” ujarnya.
Saat disinggung apakah ia dan rekan-rekannya tidak khawatir akan tertular wabah Covid-19 yang akhir-akhir ini tengah melanda Lampura, jika berada didalam kerumunan massa tersebut ? “Kalau takut sih ada ya mas, tapi yang penting kita gak bersentuhan aja sama pengunjung yang lain” katanya.
Antoni warga lainnya juga mengatakan bahwa, dengan dibukanya Ramayana ini, sangat berpotensi menambah angka penularan virus Covid-19. Ada baiknya pusat perbelanjaan itu dibuka setelah hilangnya wabah tersebut dari Kabupaten Lampura. Terlebih lagi, ratusan pengunjung tersebut, tampak berkerumun dengan mengabaikan protokol kesehatan.
“Saya berharap, kebijakan untuk membuka Ramayana ini dapat di kaji lagi oleh pemerintah daerah. Karena jika dibiarakan, hal ini sangat berbahaya bagi masyarakat Lampura” tegasnya.
Namun sayang, ketua posko dan jurubicara tim gugus tugas percepatan penangan Covid-19, Kabupaten Lampura, Sanny Lumi, belum dapat dihubungi, untuk dimintai keterangan terkait permasalahan tersebut.
Sementara itu, Yusuf Efendi selaku store manager atau kepala cabang Ramayana membenarkan jika hari itu merupakan launching pertama atau buka pertama lagi Ramayana store di Kotabumi. Menurutnya, Ramayana sebenarnya belum mau buka kembali.
“Namun kami beberapa kali diundang oleh pemerintah daerah, terutama dengan bapak asisten 1 dan ibu Kadis Perizinan dan perintah lisan dari bapak plt bupati. Dengan permintaan dari mereka atas nama dari pemerintah daerah, maka kita hadir kembali pada hari ini dan membuka kembali ramayana store ini” kata dia.
Dijelaskannya lebih lanjut, untuk langkah antisipasi demi mencegah covid-19 ini yang pertama pastinya izin dari gugus tugas. Tentunya dengan ketentuan harus menjalankan protokol kesehatan. “Kita bisa lihat bersama dari pintu masuk sudah ada rambu-rambu maupun marka nya dan ada juga petugas protokol yang memang sudah lebih dari seratus persen persiapan kita untuk penerapan protokol kesehatan. Untuk pengunjung sendiri, kita paksakan harus memakai masker apabila tidak memakai masker kita tidak bolehkan untuk masuk. Dan kita juga menyediakan dipintu satu maupun pintu dua untuk masker gratis bagi pengunjung yang tidak memakai masker” terang dia. (fer/her)






