KOTABUMI–Itensitas ujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir mengakibatkan sejumlah daerah berpotensi mengalami banjir.
Untuk itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) melalui Tim Reaksi Cepat(TRC) membersihkan beberapa titik gorong-gorong yang menjadi salah satu tersumbatnya air dan dapat mengakibatkan terjadinya banjir.
Salah satu gorong-gorong yang dibersihkan yakni gorong-gorong yang berada di Kali Bening Kecamatan Kotabumi Selatan.”Selain membersihkan gorong-gorong yang ada di dekat Perumahan Nuwo Mapan Kelapa Tujuh kita juga bersihkan gorong-gorong yang ada di depan Hotel Graha Kali Bening. Gorong-gorong ini kalau tidak dibersihkan sampahnya debit air akan naik, dan badan jalan bisa kebanjiran,”jelas Kepala BPBD Lampura Karim SR melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Mery Edialis.
Tim yang di turunkan untuk membersihkan gorong-gorong tersebut lanjut Mery, yakni berjumlah 20 orang.
Di Lampura sendiri ada enam lokasi titik banjir diantaranya, Kecamatan Kotabumi, Kotabumi Selatan, Abung Selatan, Sungkai Selatan dan Kecamatan Abung Timur.
Untuk bentuk bantuan dan perhatian dari Pemerintah tentunya ada, yakni untuk Masyarakat yang terkena banjir selama dua sampai tiga hari.
“Ketika terjadi titik banjir tim tentu akan langsung kita turunkan untuk membantu masyarakat. Jika harus menggunakan perahu karet dan peralatan lainnya kita siap untuk membantu mengevakuasi masyarakat yang terkena banjir,”paparnya.
Mengingat intensitas hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir ini, ia juga menghimbau kepada seluruh Masyarakat yang berada di bantaran sungai untuk terus Waspada.
Karena ketika terjadi hujan lebat, tidak menutup kemungkinan air sungai akan naik.
Untuk itu Masyarakat yang ada di bantaran sungai juga harus memperhatikan dan memperingati anggota keluarganya terutama anak-anak untuk tidak bermain di pinggir sungai.
“Salah satu bentuk ke siap siagaan kita yakni melakukan penebangan pohon yang dianggap dapat membahayakan masyarakat ketika terjadi hujan dan angin kencang.
Lalu membersihkan aliran sungai, drainase dan gorong-gorong dari sampah. Untuk itu kita minta kepada Masyarakat untuk tidak membuang sampah di aliran sungai, karena ketika air tidak mengalir dengan lancar maka akan terjadi banjir,”himbaunya.(ria/her)






