KOTABUMI–Meskipun terjadi penambahan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Lampung Utara (Lampura), sebanyak empat kasus, namun jumlah pasien sembuh juga mengalami peningkatan. Tercatat dari 112 kasus positif Covid-19, sudah sebanyak 88 orang dinyatakan sembuh, setelah melaksanakan masa isolasi dan perawatan intensif. Dengan demikian tinggal 22 orang yang masih menjalani masa isolasi dan sebanyak dua orang meninggal dunia.
Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanggulangan Covid-19 Lampura, Sanny Lumi menjelaskan, terjadi penambahan kasus positif sebanyak empat orang. Tiga orang merupakan satu keluarga yang terdiri dari istri, anak dan cucu adalah warga Kotabumi Selatan. Sementara satu orang lainnya merupakan warga kecamatan Abung Barat.
Menurut Sanny, Untuk yang satu keluarga terdiri dari anak perempuan berusia 10 tahun, kemudian perempuan berusia 33 tahun, dan perempuan paruh baya dengan usia 59 tahun. Ketiga merupakan keluarga pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia.
“Pasien baru ini adalah istri, anak dan cucu dari pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia,” terangnya.
Sementara pasien baru yang berjenis kelamin laki – laki merupakan salah seorang aparat keamanan. Yang bersangkutan diketahui sempat melakukan perjalanan ke Bandarlampung. Tujuannya untuk menyelesaikan kuliahnya.
“Keempatnya menjalani isolasi isolasi mandiri, dengan persetujuan lingkungan sekitar” jelas dia.
Sanny menambahkan masih ada sekitar 80 hasil swab yang belum diterima dari Dinkes Provinsi Lampung. Ia berharap seluruh hasil swab dimaksud negatif. Sehingga tidak ada penambahan kasus positif di Lampura. Sanny juga menghimbau agar masyarakat Lampura terus mematuhi protokoler kesehatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Ini penting, bukan hanya dapat menjaga diri sendiri, tetapi juga dapat menjaga orang lain dari resiko penularan virus Covid-19. “Tetap patuhi protokoler kesehatan, Memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan juga sesering mungkin mencucui tangan,”pungkasnya (ndo/her)






