Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 8 Nov 2020 21:37 WIB ·

Budi Utomo Bakal Dihadapkan Banyak Tekanan Politik Terkait Kekosongan Kursi Jabatan Wakil Bupati


 <span class=Budi Utomo Bakal Dihadapkan Banyak Tekanan Politik Terkait Kekosongan Kursi Jabatan Wakil Bupati"> Perbesar

KOTABUMI–Bupati Lampung Utara (Lampura), Hi.Budi Utomo, sepakat untuk segera mengisi kekosongan kursi wakil bupati (wabup). Terlebih Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, menginstruksikan akan kursi wabup segera terisi. Ini disampaikan Budi Utomo, ketika menggelar silaturahmi bersama insan pers, dikediaman dinasnya belum lama ini.
Budi Utomo menyampaikan jika dirinya memiliki kriteria khusus atas wabup Lampura. Yakni memiliki semangat untuk membangun tanpa embel-embel. Dia juga berharap calon Wakil Bupati nantinya adalah orang yang tidak semata-mata mementingkan kepentingan politik, melainkan komitmen membenahi dan memajukan Kabupaten Lampung Utara.

Meski demikian, Budi Utomo akan dihadapkan pada sejumlah tekanan politik. Karena siapa calon yang akan mengisi kursi wabup itu, tidak lepas dari usulan dari koalisi Partai Politik Pengusung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 lalu. Yaitu Partai Nasdem, Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional.

“Bisa jadi koalisi parpol sepakat untuk mengusulkan satu calon, tapi bisa jadi masing-masing parpol punya calon sendiri, sehingga akan terjadi perdebatan sengit untuk sampai pada kesepakatan satu nama. Nama calon yang diusulkan itu belum tentu juga sepemahaman dengan paka Budi,” jelas Iwansyah Mega, pengamat politik Lampura, Minggu (8/11)

Pemikiran Iwansyah Mega itu didasari dari keempat Parpol pengusung memiliki kandidat yang mumpuni untuk jabatan wabup. Seperti Imam Syuhada ketua DPD Partai Nasdem Lampura, Pattimura Sekretaris DPD Partai Gerindra Lampung, Agung Utomo, ketua DPD PKS Lampura dan Darwin Hipni ketua DPD PAN Lampura. “Mereka ini berpeluang untuk diusulkan oleh parpolnya masing-masing, untuk kemudian disepakati siapa yang akan diusulkan. Bisa jadi juga koalisi parpol akan mengusulkan nama lain diluar parpol mereka,” tambah Iwan/

Satu sisi, Budi juga sulit lepas dengan perjuangan masa lalu bersama Agung Ilmu Mangkunegara. Karena bagaimanapun, jabatan Budi yang disandang saat ini tidak terlepas dari digandengnya ia oleh Agung dalam Pilkada lalu. Akan ada harapan-harapan yang disampaikan,bahkan mungkin tekanan dari kelompok masa lalu itu.

Inilah yang membuat Bupati Lampura akan sulit untuk memperoleh sosok wakil yang sesuai dengan kriteria yang diinginkan itu. Ketika hasil kesepakatan Parpol pengusung bukan sosok yang diinginkan. Meskipun pada gilirannya, akan terjadi kesepakatan bersama antara Budi Utomo dengan koalisi partai pengusung. Akan ada banyak bergaining untuk sampai pada sebuah kesimpulan. Tentu ini akan memakan waktu. Artinya kursi wabup belum tentu dapat segera terisi, sebagaimana yang diinginkan. “Proses pada masing-masing parpol untuk sampai pada keputusan calon yang ditetapkan saja cukup memakan waktu,” pungkasnya (ndo/her)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puluhan Awak Media Babel Datangi Polda: Jangan Pidanakan Karya Jurnalistik

12 Februari 2026 - 07:48 WIB

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Trending di Headline