Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 18 Nov 2020 21:44 WIB ·

Lampura Tambah 37 Kasus Positif Covid-19


 caption foto : dr. Dian Mauli, selaku Plt Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) di Dinas Kesehatan Lampura, saat memberikan keterangan terkait penambahan kasus positif covid-19, Rabu (18/11)  Perbesar

caption foto : dr. Dian Mauli, selaku Plt Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) di Dinas Kesehatan Lampura, saat memberikan keterangan terkait penambahan kasus positif covid-19, Rabu (18/11)

KOTABUMI—Kabupaten Lampung Utara (Lampura), mencatat penambahan tertinggi kasus positif Covid-19, sejak pandemi berlangsung. Yakni sebanyak 37 kasus positif baru. Dari jumlah itu 15 kasus diantaranya merupakan cluster pondok. Sementara 22 kasus lainnya, yaitu dari cluster lama. Dengan demikian jumlah keseluruhan kasus positif covid-19 Lampura sebanyak 231 kasus. Dari jumlah itu, 170 diantaranya telah dinyatakan sembuh, 2 meninggal dunia dan 61 lainnya tengah menjalani isolasi secara mandiri.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Lampura, Dr. Maya Natalia Manan, di wakili oleh dr. Dian Mauli, selaku Plt Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) di Dinas Kesehatan setempat, menjelaskan kasus terkonfirmasi terbaru, berdasarkan hasil Swabe dari Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Lampung, pada Selasa 17 November 2020. “Terjadi penambahan kasus positif sebanyak 37 kasus. Dari ke 37 kasus terkonfirmasi positif terbaru tersebut, 15 diantaranya berasal dari Cluster pondok.” jelas Dian Mauli, Rabu (18/11)

Ditambahkannya, untuk Cluster pondok, pihaknya telah melakukan skrining untuk dilakukan swabe ulang kepada 60-70 santri yang memiliki kontak erat dengan 15 santri yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebelumnya.

“Sejauh ini, kasus positif Covid-19 yang menjangkit para santri di salah satu pondok yang ada di Kabupaten Lampura, belum di ketahui dari mana sumbernya. Baik dari riwayat perjalan, kontak erat, atau sumber lainnya” jelasnya.

Masih kata Dian Mauli, kasus terkonfirmasi tersebut awal diketahui saat, sejumlah santri mengalami gangguan indra penciuman (Anosmia,red). Setelah itu para santri di bawa menuju salah satu Puskesmas yang ada di Kecamatan Abung Selatan. Kemudian pihak Puskesmas menganjurkan agar para santri tersebut melakukan swabe. Setelah di swabe ternyata hasilnya positif.

“Karenanya saya himbau kepada masyarakat Lampura agar dapat mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, serta memakai Handsanitaizer. Kemudian yang terpenting adalah disiplin dan konsisten menjaga pola hidup sehat” jelasnya. (fer/her)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puluhan Awak Media Babel Datangi Polda: Jangan Pidanakan Karya Jurnalistik

12 Februari 2026 - 07:48 WIB

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Trending di Headline