KOTABUMI–Agar kebutuhan Pangan Masyarakat dapat terpenuhi dan tercukupinya gizi secara mendasar, Dinas Pertanian(Distan) ,Kabupaten Lampung Utara(Lampura) mengajak seluruh Masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah. Pemanfaatan karangan rumah tersebut yakni dengan membudidayakan Komuditas Hortikultura.
Kadistan Lampura Sofyan melalui Gria Suryana Adhitama Kepala Bidang Hortikultura menjelaskan, budidaya tanaman hortikultura meliliputi tanaman sayur-sayuran, buah-buahan, tanaman hias hingga tanaman obat-obatan.
Selama ini, penanaman Hortikultura cukup menjanjikan selain dapat meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga juga terpenuhi kebutuhan pangan.”Karena itu kami mengajak masyarakat agar mengembangkan budi daya tanaman hortikultura dengan memanfaatkan pekarangan rumah,”ajak Gria saat menghadiri kegiatan Pengabdian masyarakat dosen prodi keperawatan kotabumi poltekes Tanjungkarang di kantor Desa Mulang Maya.
Tanaman jenis hortikultura tersebut, lanjut Gria, seperti sayur-sayuran dan buah-buahan dapat menyumbangkan kedaulatan pangan keluarga
Selain itu juga memiliki kandungan gizi, nutrisi, mineral dan vitamin yang bermanfaat besar bagi kesehatan tubuh manusia khususnya di era pandemi Covid-19.
Dengan memanfaatkan lahan bertanam jenis Hortikultura Masyarakat bisa memakan makanan dengan sehat yakni ditanam secara organik dan menggunakan pupuk kompos.”Selain memberikan materi kepada Masyarakat, kami juga langsung membawa sampel benih sayur mayur dan buah. Karena kalau hanya teori saja tanpa dijalankan praktek budidaya tidak akan berjalan,”ucapnya.
Tanaman jenis Hortikultura tambah Gria, hanya membutuhkan waktu tiga bulan untuk memulai panen.
Mulai dari penyemaian benih, persiapan tanjaran untuk tanaman Pare dan Timun.
Dengan harapan setelah mengikuti bimbingan Masyarakt bisa mulai membudidayakannya. Sehingga pemenuhan gizi dalam rumah tangga dalam pemenuhan pangan mandiri dapat tercapai.
Selain itu juga Hortikultura ini salah satu pendukung dalam tercapainya suatu daerah menjadi Agrowisata.
Karena dalam Agrowisata tersebut tidak hanya wisatanya saja yang dikembangkan tapi juga tanaman buah-buahan, sayur mayur serta obat-obatan herbal.”Banyak yang meremehkan hanya sekedar tanaman kangkung, terong, cabai, rampai dan sayuran jenis lainnya saja, namun jika harganya melambung Masyarakat pasti akan menjerit. Bayangkan jika di pekarangan rumah kita, kita tanami tanaman Hortiultura tentu ini bisa membantu meringankan beban Masyarakat. Dan jika hasilnya melimpah, tentu bisa di jual dan ekonomi meningkat,”pungkasnya.(ria/her)






