KOTABUMI-Mewakili Bupati Lampung Utara(Lampura) H. Budi Utomo, Asisten II Pemkab Lampura H. Azwar Yazid membuka acara sarasehan Gerakan pendidikan pemberdayaan Perempuan mandiri sekaligus Mencanangkan Desa Ratu Abung Kecamatan Abbung Selatan sebagai kampung Literasi.
Azwar Yazid mengatakan, perempuan merupakan generasi penerus bangsa, baik sejak dulu maupun yang akan datang.
Untuk itu,perempuan harus berdiri sendiri, terampil serta terasah hatinya sehingga bisa mencetak generasi penerus bangsa yang memiliki keunggulan dan berdaya saing di era kekinian.
Pencanangan kampung literasi lanjut Azwar, sebagai bangsa yang besar mengembangkan budaya literasi merupakan kecakapan hidup dalam memasuki abad ke 21 melalui pendidikan yang terintegrasi.”Untuk itu kualitas perempuan harus ditingkatkan, salah satunya melalui Gerakan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Mandiri (GP3M),”tutur Azwar Yazid, Kamis (3/12).
Sementara itu Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan(Kadisdikbud) Lampura Mikael Saragih menjelaskan, gerakan pemberdayaan perempuan mandiri bertujuan meningkatkan kecakapan personal, akademik, sosial dan vokasional, mengurangi dampak resiko sosial kelompok perempuan marginal.
Kemudian meningkatkan potensi sumberdaya masyarakat melalui berbagai kegiatan keterampilan, mengubah wawasan atau cara pandang perempuan dalam menyikapi persoalan kehidupan sehari-hari.
Sedangkan penyelenggaran kampung literasi sendiri bertujuan untuk memberikan layanan pengetahuan informasi dan keterampilan kepada masyarakat, sehingga memiliki kecakapan dan wawasan yang luas serta keterampilan yang memadai.”Lalu menyediakan fasilitas layanan informasi dan pengetahuan di jalur pendidikan nonformal kepada masyarakat,”ucapnya.
Dirinya berharap, melalui gerakan pendidikan Pemberdayaan perempuan mandiri Diharapkan dapat meningkatkan Pengetahuan keterampilan Para perempuan.
Sehingga Dapat memunculkan kelompok-kelompok Usaha mikro yang dapat mendukung Ekonomi keluarga.”Dengan adanya penyelenggaran kampung literasi, dapat memberikan informasi Kepada masyarakat tentang kampung literasi.
Kemudian meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengembangan kampung literasi dan Pembelajaran akademik dan Keterampilan, meningkatkan aktivitas pemenuhan pendidikan pembelajaran dan Ekonomi masyarakat,”pungkasnya.(ria/her)






