Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 15 Des 2020 23:23 WIB ·

Bang Juhe, Raih Gelar Sarjana Berkat Dukungan Keluarga


 Bang Juhe, Raih Gelar Sarjana Berkat Dukungan Keluarga Perbesar

 

Mungkin bagi sebagian orang meraih gelar Sarjana Strata (1), tidaklah sulit. Terlebih mereka yang berasal dari keluarga mampu. Dimana semua fasilitas untuk meraih gelar itu dimiliki. Tapi tidak demikian dengan Zuheri ketua Pemuda Muhammadiyah (PM) Lampung Utara (Lampura). Lelaki yang akrab disapa bang Juhe ini, benar-benar harus berjuang untuk menyelesaikan pendidikannya pada Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO). Sehingga kemudian, dirinya turut dalam daftar lulusan yang diwisuda.

Juhe, harus meluangkan waktu untuk dapat mengikuti perkuliahan. Sementara dirinya harus juga berada ditengah keluarga. Bersama Muryanti (44) dan seorang anaknya yang bernama Anisa Marssela Zuhti (11). Sementara sebagai suami, Juhe berkewajiban untuk menafkahi keluarganya. Memenuhi semua kebutuhan keluarga utamanya kebutuhan pokok.

Situasi ini tentu memaksanya untuk melakukan pembagian waktu yang ketat. Bagaimana cita-citanya menjadi sarjana tercapai, tanpa harus mengorbankan keluarga. Demikian pula dengan pembagian kebutuhan, antara kebutuhan keluarga dan kebutuhan dalam menyelesaikan pendidikan.

Disinilah pentingnya peran keluarga. Bagaimana memberikan suport penuh agar semua itu dapat berjalan beriring. Kuliah tetap jalan, tetapi tidak menelantarkan kebutuhan keluarga. “Alhamdulillah, istri dan anak saya mengerti itu bahkan memberikan semangat tersendiri untuk saya menyelesaikan pendidikan ini,” ujar Juhe, usai mengikuti prosesi wisuda yang di gelar UMKO, kemarin (15/12).

JUhe menegaskan, gelar sarjana yang diperolehnya merupakan sebuah tanggung jawab moral untuk berbuat ditengah masyarakat. Bukan sekedar untuk mempermudah dalam mencari kerja. Bagaimana mengimplementasikan gelar sarjana itu untuk sebesar-besarnya kemanfaatan bagi masyarakat. Itu yang lebih penting dilakukan. “Bagaimana ilmu yang didapat bisa memiliki azas manfaat bagi keluarga dan masyarakat itu yang lebih penting,” ujarnya (ndo/her)

Artikel ini telah dibaca 74 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puluhan Awak Media Babel Datangi Polda: Jangan Pidanakan Karya Jurnalistik

12 Februari 2026 - 07:48 WIB

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Trending di Headline