KOTABUMI–Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) terus bertambah. Dalam dua hari belakangan, tercacat 3 kasus baru positif Covid-19. Rinciannya, pada Selasa (15/12) terjadi penambahan 2kasus baru dan kemarin (16/12) terdapat penambahan satu kasus baru. Dengan demikian kasus positif Covid-19 di Lampura menjadi sebanyak 442 kasus. Dari jumlah itu, selesai diisolasi sebanyak 364 kasus, 8 meninggal dunia dan sebanyak 70 kasus tengah melakukan isolasi dan dalam perawatan.
Kepala Dinas Kesehatan Lampura, Maya Natalia Manan, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dian Mauli menjelaskan, keempat kasus baru tersebut merupakan hasil tes usap atau swab yang pada tanggal 9, 10, 30 November dan tanggal 1 Desemeber 2020 lalu. Untuk dua kasus baru merupakan wanita yang masing-masing berusia 29 dan 59 tahun, beralamat di Kecamatan Abung Semuli dan Kecamatan Hulu Sungkai. Sementara pasien terakhir berjenis kelamin laki-laki warga Kecamatan Bunga Mayang.
Dian Mauli menjelaskan, sebelumnya pada Senin (14/12) kembali terjadi penambahan sebanyak lima kasus. Kelima kasus tersebut merupakan warga Kotabumi Selatan sebanyak dua kasus, dan tiga kasus merupakan warga Kotabumi Utara. Sehari sebelumnya pada Minggu (13/12) terdapat penambahan 18 kasus positif. Ke-18 kasus positif itu 4 kasus diantaranya bergejala.
Sementara 14 kasus masuk katagori tidak bergejala. Dimana terbanyak pasien positif berasal dari Kotabumi Selatan, yakni sebanyak 14 kasus. Lalu 3 Kasus merupakan warga Kecamatan Kotabumi dan 1 Kasus merupakan warga kecamatan Abung Selatan. “Terdapat 1 kasus yakni laki-laki berusia 60 tahun yang merupakan warga Kotabumi Selatan yang meninggal dunia,” jelas Dian Mauli.
Dengan terus bertambahnya kasus positif Covid-19, menunjukan bahwa pandemi Covid-19 masih berlangsung Lampura. Karenanya Dian Mauli menghimbau agar masyarakat dapat senantiasa menerapkan Protokoler kesehatan (Prokes) dalam kesehariannya. Seperti memakai Masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. (fer/her)






