Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 28 Des 2020 23:16 WIB ·

Intensitas Hujan Tinggi, Lampura Terancam Banjir Lekok : Masyarakat Harus Selalu Waspada


 caption foto: Banjir yang merendam wilayah Lampura pada tahun 2019 lalu
Perbesar

caption foto: Banjir yang merendam wilayah Lampura pada tahun 2019 lalu

KOTABUMI — Hujan deras disertai angin kencang yang kerap terjadi belakangan ini, membuat pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura) memberikan himbauan khusus. Masyarakat utamanya yang berada diseputar bantaran sungai, agar selalu waspada. Sebab sewaktu-waktu banjir dapat menerjang kediaman mereka. Hal itu disampaikan Bupati Lampura Hi. Budi Utomo melalui Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Hi.Lekok, Senin (28/12).

Disampaikan Lekok, dalam sepekan terakhir cuaca ekstrim melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Lampura. Hujan lebat disertai angin kencang, hampir setiap hari terjadi. Situasi ini berpotensi terjadinya banjir. Utamanya disepanjang bantaran sungai yang menjadi langganan banjir. Seperti wilayah Tanah Miring, Kotaalam, Kotabumi Udik, Kotabumi Pasar yang menjadi aliran sungai Way Rarem, Way Sesah dan Way Abung.

Kemudian wilayah seputar aliran sungai Way Umban. terlebih jika hujan turun diwilayah hulu keempat sungai dimaksud. “Karenanya saya menghimbau kepada masyarakat khususnya yang berada dibantaran aliran sungai dan dataran rendah agar tetap waspada karena curah hujan yang turun belakangan ini cukup tinggi” ujar Lekok.

Lekok yang juga Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampura, telah memerintakan jajarannya untuk senantiasa meningkatkan ke siapsiagaannya secara penuh.

Karena pada akhir-akhir ini di Lampura seringkali terjadi hujan lebat dengan disertai hembusan angin yang cukup kencang. Sehingga di khawatiran dapat terjadi banjir, dan musibah lainnya. Terlebih lagi bagi masyarakat yang berada di sekitaran bantaran aliran sungai.

“Untuk mengatasi kekhawatiran itu, saya himbau agar badan dan dinas terkait dapat selalu memantau perkembangan debit air sungai yang mulai tinggi. Saya juga menghimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan jika terjadi hujan. Dengan demikian kekhawatiran akan terjadinya banjir tidak terulang kembali” ungkapnya. (cw10/fer/her)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puluhan Awak Media Babel Datangi Polda: Jangan Pidanakan Karya Jurnalistik

12 Februari 2026 - 07:48 WIB

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Trending di Headline