Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 3 Jan 2021 20:30 WIB ·

Warga 4 Desa di Kecamatan Tanjungraja, Bangun Jalan Secara Swadaya Bupati Tinjau Lokasi Pembangunan Jalan Rawan Longsor


 Foto IST For RNN
Caption : Bupati Lampung Utara Hi. Budi Utomo, bersama jajarannya, saat meninjau pembangunan jalan rabat beton secara swadaya di Wayana Kecamatan Tanjungraja.
Perbesar

Foto IST For RNN Caption : Bupati Lampung Utara Hi. Budi Utomo, bersama jajarannya, saat meninjau pembangunan jalan rabat beton secara swadaya di Wayana Kecamatan Tanjungraja.

KOTABUMI – Menjelang musim penghujan, warga empat desa di Kecamatan Tanjungraja yang terletak diwilayah hutan kawasan atau lebih dikenal dengan sebutan kawasan gendot meliputi Desa Sukamulya, Sukasari, Gunungkaton dan Desa Tanjungberingin, melakukan pembangunan jalan rabat beton secara swadaya. Untuk diketahui, jalan ini merupakan jalan utama penghubung empat desa tersebut dengan kecamatan Tanjungraja. Selain melintasi tebing terjal dan jurang, jalan tersebut berpotensi besar terjadinya bencana longsor.

Inilah jalan yang dibangun secara swadaya di Wayana Desa Tanjung Beringin Kecamatan Tanjung Raja, Lampura

Pembangunan secara swadaya ini, mendapat perhatian serius dari Pemkab Lampura, buktinya Minggu (3/1/2021), Bupati Lampura Hi. Budi Utomo, beserta jajarannya ikut meninjau pelaksanaan pembangunan jalan secara swadaya tersebut.
“Pak bupati, bersama kadis PUPR dan pak Plt. Kadis Sosial, ikut hadir sekitar pukul 10.00 WIB. Kedatangan pak bupati bersama jajarannya telah memberikan support kepada masyarakat,”ujar Camat Tanjungraja Heriyanto, saat dihubungi via telepon selulernya, Minggu (3/1).

Hariyanto menambahkan, untuk dana pembangunan jalan sementara bersumber dari swadaya masyarakat di empat desa tersebut.”Ada yang sumbang semen, pasir dan sebagainya. Termasuk pengerjaannya dilakukan secara bergotongroyong,”katanya.

Meski begitu, lanjut Heriyanto, saat hadir dalam kesempatan itu bupati mengapresiasi peran serta dan partisifasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan jalan tersebut.”Rencananya pembangunan jalan itu akan dimaksimalkan di tahun 2021 ini. Namun karena pelaksnaan APBD 2021 belum bisa dilaksanakan sesegera mungkin, sedangkan masyarakat membutuhkan akses jalan, terlebih saat musim penghujan seperti saat ini, maka pelaksanaan tetap dilakukan melalui swadaya,”imbuhnya.

Kalau nanti, lanjut Heriyanto, dana APBD 2021 sudah bisa dikucurkan tentunya pemerintah daerah tidak akan tinggal diam, dan akan lebih memaksimalkan pembangunan jalan tersebut. ”Panjang jalan sekitar 200 meter, di lokasi wayana Desa Tanjungberingin,”pungkas Camat.(rid)

Artikel ini telah dibaca 136 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puluhan Awak Media Babel Datangi Polda: Jangan Pidanakan Karya Jurnalistik

12 Februari 2026 - 07:48 WIB

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Trending di Headline