KOTABUMI—Sebagai pelayan Masyarakat yang bergerak di bidang pelayanan, Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil(Disdukcapil) Kabupaten Lampung
Utara(Lampura) terus berupaya melakukan Jemput Bola baik untuk Masyarakat
Lanjut Usia(Lansia) dan para Penyandang Disabilitas yang tidak dapat datang ke
Kantor Disdukcapil maupun ke Kecamatan.
Jumat(15/1) lalu tim Disdukcapil Bidang Dafduk mendatangi Uun(38) seorang
penyandang Disabilitas(Polio sejak lahir) yang tinggal di Gang Kenanga Kelurahan
Sribasuki Kecamatan Kotabumi.
Kedatangan Plt. Kabid Dafdukcapil Ferry Wijaya S.Si.M.H., bersama tim tersebut
untuk melakukan perekaman dan percetakan KTP-Elektronik bagi Uun."Sebelumnya
Ayah Uun Juhri mendatangi kami dan melaporkan bahwa anaknya tidak pernah
mendapatkan bntuan dalam bentuk apapun karena tidak memiliki KTP. Untuk itu kita
langsung tanggap dan mendatangi Uun. Uun sendiri tidak bisa mendatangi tempat
pelayanan untuk membuat KTP-el karena keterbatasan fisik dan sakit yang
dideritanya sejak lahir, ucap Kepala Disdukcapil Lampura Maspardan didampingi Plt.
Kabid Dafdukcapil Ferry, Minggu (17/1).
Sebelumnya lanjut Ferry, pada Kamis(14/1) pihaknya telah mendatangi Uun guna
melakukan perekaman.
Namun karena terkendala jaringan, perekaman di tunda ke esokan harinya.
Pihaknya berharap dengan telah tertib administrasi kependudukan ke depan Uun
dan keluarga tidak mengalami kendala lagi untuk mendapatkan bantuan dalam
bentuk apapun. Mereka ini kita masukkan ke dalam skala prioritas. Ada juga Manula,
penyandang Disabilitas. Untuk bagi Masyarakat yang memiliki sanak saudara dan
keluarga yang tidak memiliki KTP Elektronik segera laporkan kepada kami. Kami siap
melayani, ucapnya.
Program jemput bola sendiri terus Ferry, berlaku untuk seluruh Masyarakat yang ada
di 23 Kecamatan hingga ke pelosok desa.
Masyarakat bisa menghubungi layanan Center ataupun layanan secara langsung
ataupun melalui pemberitahuan.
Sebagai Isntansi pelaksana Disdukcapil harus aktif dan berperan aktif.
Untuk itu jika ada Masyarakat yang mengalami kendala tidak bisa datang ke lokasi
pelayanan silakan laporkan.
Nantinya Disdukcapil akan melihat apa kendalanya, lalu akan dijadwalkan untuk
waktu perekamannya.
Sehingga semua bisa terlaksana secara efektif. Kita siap untuk turun ke bawah.
Namun Masyarakat juga perlu ketahui di lapangan bisa saja terjadi kendala jaringan,untuk itu kita sering kumpulkan mereka di tempat yang memang jaringannya bagus.
Begitu juga untuk penyandang Disabilitas, jika bisa kita bawa ke lokasi kita bawa.
Namun jika tidak kita akan tetap jemput bola berikan layanan prima ke
Masyarakat, pungkasnya.(ria/her)






