Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 27 Jan 2021 21:34 WIB ·

GSG Islamic Center Bakal Dirubah Jadi Ruang Isolasi OTG


 Foto IST  Kepala BPBD Lampura Nozi mendampingi Bupati Budi Utomo saat meninjau GSG Islamic Center Kotabumi, Rabu (27/1).
Perbesar

Foto IST Kepala BPBD Lampura Nozi mendampingi Bupati Budi Utomo saat meninjau GSG Islamic Center Kotabumi, Rabu (27/1).

KOTABUMI–Menindaklanjuti Intruksi Bupati Lampung Utara(Lampura) H. Budi Utomo terkait meningkatkan jumlah Pasien Covid-19 akhir-akhir ini, tim Satgas Covid-19 Kabupaten diminta untuk mempersiapkan jumlah kamar Isolasi yang siap digunakan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Nozi Efialis menjelaskan, sesuai intruksi Bupati Lampura bahwa semua harus dipersiapkan sejak dini, mengingat sebelumnya Kabupaten Lampura berada di Zona Merah dan terjadi peningkatan pasien.
Dari empat gedung yang ada di Islamic Center Kotabumi mampu menampung kapasitas sebanyak 15 kasur.

Hingga saat ini ada enam kasur yang digunakan pasien Covid-19.
Namun tim Satgas tidak hanya mempersiapkan 15 kasur saja, pihaknya akan menggunakan Gedung Serba Guna(GSG) Islamic untuk dirubah sehingga dapat menjadi ruang Isolasi bagi Pasien Tanpa Gejala, hingga mengalami gejala ringan.”Bersama pak Bupati, tadi(kemarin, Red) kita tinjau GSG.

Kita akan siapkan kamar untuk Isolasi. Jadi kita tidak menunggu lagi pasien datang baru kita siapkan. Semua kita antisipasi sejak dini,”jelas Nozi saat dikonfirmasi Radar Kotabumi di ruang kerjanya, Rabu (27/1).

Untuk Pasien yang OTG lanjut Nozi, itu memang menjalani Isolasi di Islamic Center, namun bagi pasien yang memiliki gejala berat mereka harus menjalani Isolasi di Rumah Sakit.
Sesuai harapan Bupati Lampura agar kamar-kamar Isolasi segera tersedia dan BPBD siap menjalankannya.”Kita tidak berharap angka Covid-19 di Lampura bertambah. Namun kegiatan antisipatif wajib kita lakukan,”ucapnya.

Di GSG Islamic sendiri masih Nozi, ada delapan kamar yang akan disiapkan.
Namun jika dipakai keseluruhannya bisa mencapai 20 hingga 30 kamar.
Sejauh ini kondisi Gedung Islamic sangat memadai, bahkan tim Satgas menyiapkan tempat cuci tangan lengkap dengan sabunnya, peralatan mandi hingga handuk disiapkan disetiap kamar.

Bahkan untuk konsumsi para Pasien juga diberikan dalam sehari sebanyak tiga kali lengkap dengan Snack ringan.”Kita siapkan juga sarana WIFI dan Televisi sehingga mereka tidak jenuh,”paparnya.

Bagi Pasien yang sudah diperbolehkan pulang tambahnya, itu memang sudah sehat dan layak untuk berkumpul bersama keluarganya.
Semua SOP dan Protapnya sendiri sudah ditandatangani oleh petugas dari Diskes. Dan kamar yang mereka tempati selama di Islamic akan langsung di sterilkan.
Untuk itu Nozi menghimbau kepada seluruh Masyarakat agar memperketat Prokes.”Covid-19 ini bisa menyerang siapa saja dan dimana saja, waspadai semua orang yang komunikasi dengan kita. Jaga jarak, gunakan masker dan makan-makanan yang dapat meningkatkan imun tubuh,”himbaunya.(ria)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puluhan Awak Media Babel Datangi Polda: Jangan Pidanakan Karya Jurnalistik

12 Februari 2026 - 07:48 WIB

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Trending di Headline