KOTABUMI—Terjadi perubahan nomenklatur pada sejumlah dinas di Kabupaten Lampung Utara(Lampura). Termasuk di sruktur dinas perhubungan(Dishub). Jika sebelumnya penanganan lampu jalan ditangani oleh dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, kini menjadi tanggungjawab dinas perhubungan.
”Kalau sebelumnya(lampu jalan, Red), ditangani dinas perumahan kawasan pemukiman. Kini, bergeser ke dinas perhubungan dalam bentuk (program, Red) bina fasilitas dan masuk dalam ABIL atau Alat dan Petunjuk Isyarat Lalulintas. Memang untuk sementara (bantuan, Red) lampu jalan tenaga surya akan ditempatkan di desa dan dusun terpencil. Tapi pada prinsipnya penanganan soal lampu jalan, kini menjadi kiewenangan dinas perhubungan,”ujar Kepala Dishub Lampura Hi. Basirun Ali, M.H., Rabu (27/1).
Basirun menyebut, Pemkab Lampura tahun 2021 mendapat 1000 titik lampu penerangan jalan tenaga surya yang akan dipusatkan di tujuh kecamatan dalam wilayah Lampura yakni, Tanjungraja untuk 8 desa sebanyak 126 titik lampu jalan, Kecamatan Abung Tinggi untuk 8 Desa(150 titik), Kecamatan Abung Pekurun 3 desa(48 titik), Bukitkemuning 8 Desa(150 titik). Kemudian, Kecamatan Abung Barat 7 desa(140 titik), Kecamatan Abung Tengah 11 Desa(200 titik), dan Kecamatan Abungkunang 6 desa(186 titik).
”Bantuan lampu jalan itu dari dibawa oleh tim dari yayasan Kraton Solo Badan Kongres Internasional Forum Budaya Warisan Dunia, menjalankan program nawacita Presiden Jokowi dalam pengadaan pemasangan lampu jalan umum tenaga surya di provinsi Lampung dan salah satunya di Lampung Utara,”terang Basirun.
Tak hanya itu, lanjut Basirun, sebelumnya pihak Dishub Lampura, sudah menggelar rapat terbatas bersama bupati Hi. Budi Utomo, menyertakan tujuh camat yang akan menerima alokasi bantuan tersebut.
”Harapan pak bupati, bantuan penerangan lampu jalan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. Pak bupati, meminta masyarakat dapat menjaga keberadaan lampu jalan tersebut agar dapat tahan lama sehingga menerangi jalan – jalan yang ada di pedesaan, dalam rangka menghindari berbagai hal yang tak diinginkan, khususnya aksi – aksi kejahatan, dan kecelakaan lalulintas,”pungkasnya.(rid)






