KOTABUMI-Sesuai intruksi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, bahwa proses sosialisasi Kartu Petani Berjaya(KPB) kepada para Petani harus terus berjalan.
Proses sosialisasi ini tidak boleh berhenti, karena tujuan KPB sendiri yakni memberikan kemudahan dan membantu para Petani dalam memperoleh sarana Produksi.
Baik berupa benih, bibit, pupuk hingga sarana produksi lainnya, termasuk untuk memperoleh akses permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat(KUR).
Hingga saat ini pihak Dinas Pertanian terus mensosialisasikan KPB di 23 Kecamatan.”Alhamdulillah, hingga saat ini sudah ada 5.140 Petani yang sudah teregistrasi. Dengan harapan dari hari ke hari Jumlah Petani yang sudah Teregistrasi bisa bertambah,”harap Kepala Dinas Pertanian H. Sofyan saat diwawancarai usai menggelar rapat bersama Bupati dan SKPD terkait, Kamis (28/1).
Dirinya juga berharap, dengan adanya KPB ini sendiri para Petani mampu memperoleh benih, pupuk dan bibit tepat pada waktunya, termsuk dalam akses permodalan.
Karena dengan KPB, sesuai jaminan Gubernur Lampung dan Bupati diharapkan nantinya Perbankan bisa mengeksekusi.”Sesuai dengan yang di Verifikasi dan yang di eksekusi oleh pihak Bank. Inilah keuntungan yang nantinya akan dirasakan para Petani jika mereka memliki KPB,”ucapnya.
Untuk KPB sendiri, tambah Sofyan, sejauh ini belum ada yang di Cetak. Sebab pihaknya masih melakukan koordinasi dengan tim KPB yang ada di Universitas Bandarlampung.
Ini merupakan kesempatan emas untuk para Petani.”Untuk itu kita berharap kepada seluruh para Petani yang sudah memenuhi syarat dalam artian memiliki Android untuk segera memanfaatkan peluang yang baik ini,”himbaunya.(ria/her)






