BUNGAMAYANG – Berbagai keluhan disampaikan oleh masyarakat saat reses Ali Darmawan, anggota DPRD Lampung Utara(Lampura) asal daerah pemilihan(dapil) 4 meliputi Kecamatan Sungkaijaya, Sungkai Selatan, Sungkai Tengah, Sungkai Utara, Muara Sungkai dan Kecamatan Bungamayang belum lama ini.
“Dalam reses yang dipusatkan di Kecamatan Bungamayang ini, banyak masukan yang disampaikan warga. Mulai dari kelangkaan pupuk bersubsidi yang berakibat terhambatnya musim tanam. Kemudian, bantuan bibit pertanian yang mesti disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Hingga minimnya guru berstatus pegawai negeri sipil(PNS) di sekolah negeri yang ada di kecamatan – kecamatan,”ujar Ali Darmawan, Minggu (14/2).
Tak hanya itu, lanjut bung Ali – sapaan akrabnya, kondisi SDN Handuyang Ratu yang menjadi salah satu sekolah daerah setempat juga perlu menjadi perhatian.”Karena sekolahnya belum terbangun, sehingga siswa sekolah di lokasi yang tak layak yakni di geribik bambu. Padahal, surat hibah lahan untuk lokasi pembangunan SDN sudah disiapkan masyarakat dan desa,”imbuhnya.
Masih soal sector pendidikan, lanjut Bung Ali, sejumlah sekolah di wilayah dapilnya banyak yang terkena imbas putting beliung beberapa waktu lalu, sehingga perlu mendapat perhatian pemerintah dalam hal perbaikan.
“Tak hanya itu, pihak sekolah juga mengeluhkan soal adanya system zonasi yang mengakibatkan beberapa sekolah kesulitan mendapatkan peserta didik,”lanjutnya.
Dalam sektor keamanan, lanjut bung Ali, pihaknya mendapat masukan agar dilakukan penambahan personil kepolisian yang ada di Pospol Tulangbawang Baru dan Mulyorejo.
” Jadi dalam rangka meminimalisir terjadinya aksi kejahatan, masyarakat juga minta penambahan personil kepolisian, khususnya di Pospol Tulangbawang baru dan Muolyorejo,”kata dia seraya menyebut masyarakat juga minta agar jalan – jalan di wilayah itu diberikan fasilitas penerangan jalan.
“Sehingga jika malam hari tidak gelap gulita, yang dapat menimbulkan potensi kriminalitas,”paparnya.
Begitu juga dengan infrastruktur jalan yang saat ini mesti menjadi perhatian khususnya jalan provinsi penghubung sejumlah kecamatan di daerah itu.
”Jalan propinsi dari Desa Handuyang Ratu sampai Desa Bandar Agung Kecamatan Bungmayang berlubang, dan aspal atau hotmix sudah hampir tak terlihat lagi. Ini juga mesti menjadi perhatian khusunya Pemerintah Provinsi Lampung,” tambahnya.
“Terdapat juga keluhan dari koperasi yang seolah mati suri sehingga perlu suntikan permodalan dari pemerintah daerah. Khususnya dalam kondisi covid -19,”jelasnya.
Menyikapi berbagai keluhan masyarakat itu, lanjut Ketua DPD Hanura Lampung ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait khususnya pemerintah.”Semua keluhan masyarakat ini, akan kita sampaikan kepada leading sektornya, sehingga ke depan Lampung Utara dfapat lebih maju lagi,”pungkasnya.(rid)






