KOTABUMI–Berbagai persiapan dilakukan untuk mewujudkan Kabupaten Lampung Utara(Lampura) sebagai Kabupaten Layak Anak. Seperti yang dilakukan Tim Gugus Kabupaten Layak Anak dengan menggelar rapat Evaluasi, Rabu (17/2)
Rapat yang dipimpin langsung Ketua Tim Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak Andi Wijaya yang juga menjabat sebagai Kepala Bappeda didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Permpuan dan Perlindungan Anak(PPPA) diikuti seluruh perwakilan dari Satuan Kerja(Satker) dilingkup Pemkab Lampura.”Hari ini(kemarin, Red) kita rapat bersama melakukan evaluasi kesiapan kita menuju Kabupaten Layak Anak. Sehingga saat penilaian di bulan Maret mendatang dilakukan semua sudah kita persiapkan dengan maksimal,”tutur Kadis PP dan PA Lampura dr. Hj. Maya Natalia Manan, Rabu (17/2).
Berbagai persiapan yang sudah dilakukan diantaranya terus Maya yang juga menjabat sebagai Koordinator Bidang Kesehatan, sudah terbentuknya Perda tentang perlindungan terhadap perempuan dan anak dari tindak kekerasan.
Kemudian ada Perbup tentang rencana aksi daerah Kabupaten Layak Anak. Serta regulasi lainnya yang ada di Satker lainnya tidak hanya PPPA saja, semua dilibatkan.”Untuk menjadi Kabupaten Layak anak ada 24 Indikator yang akan di nilai dan harus terpenuhi. Selain itu juga ada enam Kluster, yang ke semuanya dilibatkan. Seperti Polres, Kemenag, Pengadilan Agam dan lainnya,”papar Maya.
Ditahun-tahun sebelumnya sambung Maya, dalam Penialain Kabupaten Lampura mendapat nilai 600. Sementara nilai yang harus dicapai sebagai Kabupaten Layak Anak nilainya harus 1000.
Untuk itu pihaknya terus melakukan Evaluasi, apa saja Indikator yang masih mengalami kekurangan dan kendala untuk segera dicarikan solusi dan diselesaikan.
Untuk mensukseskan ini semua Kecamatan dan Desa juga dilibatkan sebagai Kecamatan dan Desa Layak Anak.
Mulai dari pemenuhan hak anak adanya tempat bermain, anak-anak bisa membaca buku di perpustakaan yang ada di Desa, Kecamatan maupun Kabupaten.
Kemudian mendapatkan pendidikan, kesehatan, mendapat bantuan saat bencana dan lainnya.”Tahun lalu tidak ada penilaian, jadi kita Evaluasi kembali. Kami berharap tahun ini penghargaan tingkat Pratama bisa kita raih. Dan Kabupaten Lampura bisa menjadi Kabupaten Layak Anak,”harapnya.(ria/her)






