Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 21 Feb 2021 21:24 WIB ·

Jalur Simpang Propau-Tata Karya Putus Jalan Disisi Jembatan Way Semuli Amblas


 <span class=Jalur Simpang Propau-Tata Karya Putus Jalan Disisi Jembatan Way Semuli Amblas"> Perbesar

KOTABUMI–Jalan yang menghubungkan Simpang Propau – Tata Karya, tepatnya di Desa Sidomukti, Abung Timur, Lampung Utara terputus. Penyebabnya ada bagian jalan disisi jembatan Way Semuli amblas dan menimbulkan lubang mengangga yang cukup besar, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Akibatnya kendaraan terpaksa harus balik arah dan menggunakan jalur alternatif.

Camat Abung Timur, Muad, membenarkan terputusnya jalur Simpang Propau-?Tatakarya tersebut. Menurutnya, terputusnya jalan itu dikarenakan jembatan Way Semuli di Jalan ?tersebut mengalami kerusakan. Akibat kerusakan itu, jalan dan jembatan terpisah sehingga menyebabkan lubang yang menganga. “Jembatan itu sudah enggak bisa lagi dilewati khususnya oleh mobil,” jelasnya, Minggu(21/2)

Selain jembatan yang terputus, ia juga melaporkan adanya kerusakan gorong – gorong di jalan yang sama. Gorong – gorong itu amblas sehingga mengancam keselamatan pengendara jika tidak hati – hati saat melintas.

?”Kedua kerusakan itu sudah kami laporkan ke pemkab,” kata dia.

Sementara itu Pelaksana Tugas Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lampung Utara, Rio Alaska memperkirakan kerusakan jembatan yang membuat jalan Simpang Propau-Tatakarya terputus itu dikarenakan faktor alam dan usia. Jembatan Way Semuli dengan panjang 12 meter dan tinggi 5 meter itu dibangun sekitar tahun 1981-an.

“Saya kira penyebabnya lantaran usia jembatan? dan ditambah dengan derasnya air hujan membuat pondasi jembatan mengalami kerusakan sehingga jembatan terpisah dengan jalan,” terangnya
Disebutkan, dari hasil peninjauan yang mereka lalukan, jembatan tersebut sangat tidak aman untuk dilintasi oleh kendaraan roda empat. Mereka terpaksa menutup jalan itu untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Dikatakan jika Dinas PUPR ?akan segera menyusun perencanaan perbaikan atau pembangunan jembatan, dan mengusulkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Diharapkan satu dari dua rencana tersebut dapat terealisasi pada tahun ini. Hal itu dikarenakan jalan itu merupakan jalan poros kabupaten yang sangat penting bagi perekonomian atau aktivitas warga. (ndo/her)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puluhan Awak Media Babel Datangi Polda: Jangan Pidanakan Karya Jurnalistik

12 Februari 2026 - 07:48 WIB

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Trending di Headline