KOTABUMI—Dalam menghadapi musim tanam April-September 2021, ada program bantuan benih padi dari Pemerintah Pusat melalui Kementrian Pertanian Dirjen tanaman Pangan Holtokultura, untuk itu Dinas Pertanian dan Peternakan(Distan) Lampung Utara(Lampura) diminta untuk mencarikan CPCL(Calon Petani Calon Lokasi).
Kepala Dinas Pertanian Lampura H. Sofyan menjelaskan, mendapat intruksi tersebut dari Pemerintah Provinsi Lampung, Distan Lampura langsung bergerak dan tim langsung turun ke bawah mensosialisasikan CPCL tersebut.”Tim dari Distan langsung mensosialisasikan kepada koordinator Penyuluh yang ada di 23 Kecamatan. Setelah sosialisasi dilakukan kita harapkan mereka segera melaporkan CPCL yang berminat menanam padi di sawahnya pada April-September mendatang,”harap Sofyan saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (1/3).
Untuk jangka waktunya terus Sofyan, paling lambat dalam pertengahan bulan Maret 2021 ini tim sudah bisa mendapatkan hasilnya.
Namun pengajuan CPCL sendiri tidak sembarangan, semua harus melalui Verifikasi dan Validadi dari tim tentang kebenaran kelompok tani dan petani yang akan menerima bantuan dari Pemerintah tersebut.”Untuk Kuotanya tidak dibatasi. Tapi kita akan usulkan 4000 hingga 5000 hektar. Jumlahnya bisa saja nanti berkurang karena alokasi sedikit. Atau bisa saja nantinya petani tidak mengambil karena benihnya tidak sesuai yang diharapkan,”kata dia.
Untuk luas baku sawah sendiri sambung Sofyan, yang sudah tervalidasi kurang lebih ada 15 ribu hektar.
Sentra padi sendiri ada di di Kecamatan Abung Timur, Abung Semuli, Abung Surakarta, dan ada beberapa ada di Abung Selatan dan Muara Sungkai. Juga ada di Abung Tinggi dan Abung Tengah.”Setelah datanya nanti terkumpul, kita akan ajukan ke Dirjen tanaman pangan melalui Pemerintah Provinsi Lampung. Mudah-mudahan tidak menunggu waktu lama, benih bisa secepatnya dikirim ke kelompok tani untuk persiapan tanam. Jangan sampai benih datang terlambat,”pungkasnya.(ria/her)






