Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 4 Mar 2021 20:36 WIB ·

Puskesmas Harus Berhati-hati Dalam Mengelola Limbah


 Foto IST  Berikan Arahan  Tampak Kabid Kesmas Titin Eka dan Kabid SDK Antoni Effendi saat memberikan pengarahan kepada pihak Puskesmas Cempaka.  Perbesar

Foto IST Berikan Arahan Tampak Kabid Kesmas Titin Eka dan Kabid SDK Antoni Effendi saat memberikan pengarahan kepada pihak Puskesmas Cempaka.

KOTABUMI—Sebagai Paskes yang memberikan pertolongan pertama untuk Masyarakat, pemberian pelayanan harus berjalan dengan Optimal.
Untuk itu tim dari Dinas Kesehatan yang terdiri dari Kabid Kesms Titin Eka, Kabid SDK Antoni Effendi, Kabid Yankes Ulia Febrianti dan Kasi Kesjaor Oktaviani melakukan Monitoring dan Evaluasi(Monev) di seluruh Puskesmas yang ada di 23 Kecamatan.

Mewakili Plt. Kepala Dinas Kesehatan(Diskes) Lampura dr. Hj. Maya Natalia Manan, Kabid Kesmas Titin Eka menjelaskan, tujuan monev sendiri dilakukan untuk memberikan pembinaan dan pengawasan tentang pelayanan di puskesmas.”Selain membahas tentang Pelayanan kita juga minta seluruh Puskesmas berhati-hati dalam mengelola limbah medis. Jangan sampai Masyarakat merasa tercemari,”tutur Eka saat dikonfirmasi Radar Kotabumi melalui pesan Whatshap(WA) miliknya, Kamis (4/3).

Tak hanya itu saja lanjut Eka, dalam pertemuan yang dilaksanakan menggunakan Protokol Kesehatan(Prokes) tersebut, juga dibahas tentang monev untuk limbah padat B3 dan limbah cair puskesmas terkait limbah covid-19 sebagai salah satu langkah sosialisasi tentang tatalaksana limbah covid yang dihasilkan puskesmas sesuai dengan kepmenkes yang ada.”Sampai saat ini sudah ada 12 puskesmas yang dikunjungi. Kegiatan ini akan terus berjalan, sehingga nanti ketika ada keluhan, masukan dan ide-ide bisa kita sampaikan kepada pimpinan. Sehingga pelayanan kesehatan berjalan dengan semestinya,”ucap dia.

Dari hasil turun masih Eka, timnya mendapat masukan dari beberapa Puskesmas bahwa perlu adanya House Training kembali tentang Pengoperasian IPAL.
Sebelumnya di tahun 2020, Puskesmas untuk limbah padat menjalin kerjasama(MoU) dengan Rumah Sakit Umum Ryacudu.

Untuk tahun 2021 masih akan MoU langsung dengan transporter.”Untuk limbah cairnya masuk ke septik tank dan SPAL atau IPAL. Saya juga kembali menghimbau agar Puskesmas tetap berhati-hati dalam penanganan limbah B3 baik padat maupun cair.
Dan sejauh ini sudah ada beberapa Puskesmas yang kita kunjungi diantaranya Puskesmas kotabumi 2, Kotabumi udik, Madukoro, Tanjung raja, bukit kemuning dan Negara Ratu,”pungkasnya.(ria/her)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puluhan Awak Media Babel Datangi Polda: Jangan Pidanakan Karya Jurnalistik

12 Februari 2026 - 07:48 WIB

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Trending di Headline