Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 31 Mar 2021 19:05 WIB ·

Lampura Bangkitkan Iklim Kompetitif Inovasi Daerah Untuk Percepatan Pembangunan


 <span class=Lampura Bangkitkan Iklim Kompetitif Inovasi Daerah Untuk Percepatan Pembangunan"> Perbesar

KOTABUMI-Majuanya suatu bangsa sendiri sangat ditentukan oleh adanya Inovasi yang dilakukan oleh seluruh Komponen bangsa, termasuk oleh Para Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai Pelaksana roda Pemerintahan dan Pembangunan.Hal ini dikatakan oleh Sekretaris Kabupaten(Sekkab) Lampung Utara(Lampura) H. Lekok dalam menghadiri Asistensi dan Sosialisasi Pelaporan Indek Inovasi Daerah (IID).

Lekok mengatakan, Inovasi adalah kegiatan penelitian, pengembangan, penerapan, pengkajian, perekayasaan dan pengoperasian penerapan praktis nilai dan konteks ilmu pengetahuan yang baru. Atau cara baru untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah ada ke dalam praktek atau proses produksi.”Saya berharap dengan adanya IID ini kita semua dapat memahami dan mengevaluasi sejauh mana komitmen kita dalam melaksanakan inovasi daerah untuk percepatan guna terwujudnya kesejahteraan Masyarakat. Melalui peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan dan peran serta Masyarakat serta peningkatan daya saing daerah,”ucap Lekok, Kamis (31/3).

Terpisah Kepala Bappeda Lampura Andi Wijaya menjelaskan, dengan adanya IID sendiri, dirinya ingin membangkitkan suatu iklim kompetitif.
Dengan artian membuat inovasi, mulai dari tata kelola pemerintahan atau inovasi tentang Pelayanan Publik.
Setiap SKPD harus memiliki mainset bahwa Lampura harus bisa bersaing dengan Kabupaten lain. Jika Kabupaten lain bisa mengapa Kabupaten Lampura tidak bisa.
Dengan cara menginventarisir inovasi-inovasi yang ada. Tentu dengan melihat kategori OPD Kecil dan OPD besar.”Saya tidak bicara tentang anggaran, namun bicara tentang kewajiban OPD yang melaksanakan urusan wajib pelayanan dasar,”kata Andi.

Tujuan akhir sendiri tambah Andi, Lampura tidak hanya mengincar penghargaan saja.
Namun bagaimana Lampura bisa patuh akan peraturan terhadap Inovasi, sehingga Kabupaten Lampura nantinya bisa mendapat Insentif daerah dan Masyarakat juga nanti yang akan merasakannya.
Seperti halnya pelayanan Publik bisa berlangsung cepat, mudah, baik dan murah.
Nilai mahal dan murah sendiri tidak diartikan dengan nilai uang, namun bagaimana dengan lebih simpel dan lebih baik.”Dengan begitu tingkat kepuasan Masyarakat tinggi. Untuk itu Inovasi-inovasi dari SKPD harus ada,”pungkasnya.(ria/her)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puluhan Awak Media Babel Datangi Polda: Jangan Pidanakan Karya Jurnalistik

12 Februari 2026 - 07:48 WIB

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Trending di Headline