KOTABUMI—Akhiri pendidikan, siswa kelas 12 SMAN 1 Kotabumi dikembalikan pada orang tuanya. Upacara pelepasan siswa tersebut dipimpin langsung oleh Kepala SMAN1 Kotabumi, Aruji Karta Winata, Senin (12/4). Pelepasan siswa ditandai penyerahan anak didik pada orang tua murid yang diwakili oleh Komite Sekolah yang dilanjutkan dengan melepaskan balon keudara.
Dalam sambutannya Aruji mengatakan, selama 3 tahun, para siswa menjalani proses belajar. Dengan segala keterbatasan yang ada, SMAN1 Kotabumi berusaha memberikan yang terbaik bagi seluruh anak didik. Karenanya Aruji menyampaikan permohonan maaf jika selama menjalani proses tersebut terdapat kekurangan. “Saya dan seluruh dewan guru menyampaikan permohonan maaf yang mendalam, jika selama proses belajar mengajar terdapat kekurangan.” ujar Aruji.
Disampaikan Aruji, bahwa selesainya proses belajar disekolah itu, bukan berarti selesai dalam menuntut ilmu. Sebab menuntut ilmu tidak akan habid sampai dengan ajal menjemput. Justru diharapkan para siswa nantinya dapat lebih giat lagi. Sehingga dapat menjadi pemimpin dan sosok yang berguna bagi, bangsa dan negara dimasa mendatang. “Kami.senantiasa berdo’a untuk keberhasilan anak-anakku sekalian,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu Aruji mengingatkan untuk tidak merayakan kelulusan dengan mencoret pakaian dan melakukan konvoi. Sebab hal tersebut sudah dilarang dan tidak mendatangkan manfaat.”Bagi yang kedapatan melakukan konvoi, sekolah tidak akab memberikan Surat Tanda Kelulusan”, tegasnya.
Pada bagian akhir Aruji, menyampaikan dengan berlangsungnya upacara pelepasan itu, maka secara resmi sekolah menyerahkan kembali para siswa pada orang tua atau wali murid.
Sementara itu Ketua Komite SMAN 1 Kotabumi, Hery Maulana mewakili wali murid, menerima penyerahan para siswa tersebut. Disampaikan, apresiasi yang mendalam pada Kepala sekolah dan segenap jajaran SMAN 1 Kotabumi yang telah bersusah payah dalam mendidik para siswa. Tidak hanya sebatas bekal pelajaran semata, tetapi lebih dari itu melakukan pembinaan mental spiritual. “Ini sangat penting artinya bagi perjalanan anak-anak kami kedepan. Dari itu saya atas nama wali murid menyampaikan terimakasih yang tak terhingga pada Kepala Sekolah dan Dewan Guru, Tata Usaha dan seluruh staf termasuk Satuan Pengamanan (Satpam), yang telah bersusah payah mendidik dan membina anak-anak kami,” ujar Hery
Hery juga menyampaikan permohonan maaf, jika selama menimba ilmu di SMAN 1, para siswa melakukan kekhilafan dan kesalahan. “Tiga tahun waktu yang cukup lama, banyak hal yang terjadi. Mungkin selama menimba ilmu nak-anak kami ada yang melakukan kesalahan dan kekhilafan, kiranya dapat dimaafkan. Terakhir saya ingin sampaikan pada anak-anakku sekalian, jagalah nama baik SMAN 1 Kotabumi,” pungkasnya (fer/her)

Siswa SMAN 1 Kotabumi Dikembalikan ke Orang Tua 




