KOTABUMI–Mailis Tari(5) balita malang penderita bibir sumbing yang hidup dengan kekurangan ekonomi keluarganya membuat ia harus berjuang melawan penyakitnya dengan pengobatan seadanya.
Mailis balita cantik yang tinggal di Dusun II Kebon Dalam Desa Kebon Dalam Kecamatan Abung Tinggi Lampung Utara(Lampura) ini merupakan buah hati dari pasangan Yusapriadi dan Diti Lisa.
Orang tua Mailis kesehariannya hanya bekerja sebagai buruh tani.
Mendapat laporan dari pihak Puskesmas setempat terkait ada balita yang mengalami bibir sumbing, tim dari Dinas Kesehatan(Diskes) Lampura langsung turun ke rumah balita malang tersebut.
Di lokasi banyak hal yang ditanyakan oleh pihak Diskes, mulai dari proses pengobatan yang sudah dijalankan hingga kepemilikan Kartu BPJS.”Yang bersangkutan memang selama ini tidak memiliki kartu BPJS. Untuk itu kita bekerjasama dengan Dinas Sosial akan membuatkan kartu BPJS tersebut. Dan Insyaallah kita siap memfasilitasi pengobatan Mailis. Kita akan upayakan melalui berbagai jalur,”ujar Kabid Kesmas Diskes Lampura Titin Eka, Minggu(18/4).
Mailis yang merupakan anak ke dua dari tiga bersaudara ini lanjut Eka, pernah menjalani pengobatan ke Rumah Sakit Medika Insani.
Mailis sendiri selama ini tidak bisa memakan makanan padat, karena tidak dapat mengunyah. Dirinya hanya bisa minum susu dan makan-makanan yang sudah dihancurkan seperti bubur.
Untuk itu jika Mailis tidak segera di obati maka akan membawa dampak besar baginya.
Mengingat Mailis tidak hanya mengalami bibir sumbing saja, namun juga Stunting.”Kalau nggak cepat di obati kasian Mailis. Badannya bisa semakin mengecil karena kekurangan gizi,”jelas Eka.
Untuk itu masih Eka, pihak Diskes bersama Puskesmas setempat saat ini terus memberikan asupan gizi bagi Mailis.
Mulai dari memberikan susu hingga roti yang mengandung vitamin tinggi sebelum menjalankan Operasi.
Mailis sendiri belum diketahui pasti apakah rajin dalam mengikuti Posyandu atau tidak.
Sejauh ini pihak Diskes sudah mendaftarkan Mailis di Akubisa.com salah satu dompet duafa yang siap membantu Masyarakat yang memang membutuhkan uluran tangan para Darmawan.
Namun jika tidak juga kunjung di panggil maka pihak Diskes akan berupaya melalui kartu JKN yang dimiliki Majlis yakni meminta bantuan dari Pemerintah Kabupaten(Pemkab) atau orang-orang yang mau menjadi donatur namun tidak mengikat, agar Mailis segera bisa menjalankan Operasi.”Saya berharap kita semua bisa tergerak hatinya untuk membantu Majlis. Apalagi saat ini kita sedang berada di bulan Ramadhan, keluarkan lah infaq kita sedikit untuk membantu Mailis. Apalagi Maili memang berasal dari keluarga yang sangat tidak mampu. Mari kita bantu Mailis.”ajak Eka.(ria/her)

Balita Penderita Bibir Sumbing Butuh Uluran Tangan 




