KOTABUMI-Kabupaten Lampung Utara(Lampura) merupakan Kabupaten pertama di Provinsi Lampung yang mengadakan Pasar Murah.
Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung Elvira Umihani saat membuk Pasar Murah di Desa Kali Balangan Lampura.
Elvira mengatakan, dari 15 Kabupaten Kota di Provinsi Lampung, Pasar Murah hanya akan diadakan di 5 Kabupaten, salah satunya Kabupaten Lampura.
Pasar Murah yang diadakan Perdana di Lampura ini menjual 1000 paket sembako
Terdiri dari Beras, Tepung, Telur, Gula dan Minyak.
Seperti halnya diketahui bersama saat menjelang Ramadhan dan Idul Fitri sejumlah harga bahan pokok mulai mengalami kenaikan.
Untuk itu dalam membantu Masyarakat yang rentan ekonomi dalam Stabilisasi Harga Pangan.”Alhamdulillah Lampura Kabupaten pertama yang kita laksanakan Pasar Murah ini. Kita harapkan dengan adanya ini bisa membantu meringankan beban Mayarakat,”harap Elvira, Senin(26/4).
Sementara itu Kepala Dinas Perdagangan Lampura Hendri menjelaskan, 1000 paket yang di jual dalam Pasar Murah sendiri sambungnya, terbagi menjadi tiga Varian.
Paket pertama lengkap dengan harga Rp 75 Ribu, paket ke dua Rp 50 Ribu dan Paket ke tiga Rp 35 Ribu.
1000 paket tersebut terdiri dari 250 paket lengkap, 500 paket tanpa telur dan 250 paket tanpa telur dan beras.”Pasar Murah ini di peruntukan khususnya Masyarakat Abung Selatan karena selama ini belum pernah tersentuh Pasar Murah. Selain itu kita juga punya rencana ke dua Pasar Murah yang akan dilaksanakan di Pusat Kota yakni di Lapangan Koramil. Pasar Murah sendiri akan dilaksanakan oleh para kalangan pengusaha,”ucapnya.
Pengambilan Sembako sendiri terus Hendri didampingi Camat Abung Selatan Gunaido Uthama, semua kupon dikumpulkan per desa.
Nanti perwakilan dari Desa yang akan langsung mengambil Sembako tersebut ke kantor Desa Kali Balangan.
Hal ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan Masyarakat sehingga melanggr Protokol Kesehatan(Prokes).
Namun meski begitu Hendri tak menampik jika ada Masyarakat yang datang sendiri ke kantor Desa untuk mengambil Sembako secara langsung.”Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah provinsi Lampung rentan ekonomi terutama kebutuhan harga pokok dengan bersubsidi.
Apalagi ditengah Pandemi dan bulan suci Ramadhan seperti ini,”paparnya.
Ditempat yang sama Asisten II Pemkab Lampura Azwar Yazid menyatakan, kegiatan Pasar Murah merupakan salah satu upaya untuk menekan dan mengendalikan harga pasar.
Dirinya berharap dengan adanya Pasar Murah ini dapat membantu dan meringankan beban Masyarakat.
Dengan harga jual yang tentu lebih murah dari harga umumnya.”Terirmakasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung dan para pelaku usaha yang mendukung. Ini adalah wujud kepedulian dan perhatian pemerintah terhadap Masyarakat Lampura.
Kami berharap kepada pemerintah Provinsi agar dapat memperluas kegiatan pasar ini. Terutama di Lampura agar dapat dirasakan lebih luas oleh Masyarakat lainnya,”harap Azwar.(ria/her)






