Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 27 Apr 2021 22:08 WIB ·

Bupati dan Sekkab Lampura ‘Disentil’ Bawahan Disebut Jarang Masuk Kantor


 <span class=Bupati dan Sekkab Lampura ‘Disentil’ Bawahan Disebut Jarang Masuk Kantor"> Perbesar

KOTABUMI — Bupati Lampung Utara (Lampura) Budi Utomo, dikritik karena jarang masuk kantor. Ironisnya, kritikan tersebut dilontarkan bawahannya sendiri yakni Effrizal Arsyad, yang menjabat sebagai, Asisten Tiga, Bidang Administrasi Umum Sekretariat Kabupaten (Setkab) Lampura. Selain Bupati, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) juga tak luput dari sentilan. Effrizal mengatakan jika kedua petinggi Lampura tersebut jarang masuk kantor.

Dikatakan Effrizal, meski tidak ada aturan khusus, namun sepatutnya seorang Bupati dan Sekkab melaksanakan pekerjaannya di kantor, bukan dirumah dinas.

“Kantor itu disini (Pemkab Lampura-red), bukan di rumah. Rumah itu tempat istirahat. Basing (terserah), dia mau tersinggung ya tersinggung, bodok amat. Faktanya memang kayak gitu. Lihat saja, kantor ini gak ada orang” tegas Efrizal Asryad, Selasa (27/4).

Effrizal Arsyad juga mengatakan, jika banyak pejabat di Lampung Utara tidak sanggup mengkritik Bupati, itu karena pejabat pejabat tersebut khawatir dan takut kehilangan jabatannya.

“Banyak pejabat gak sanggup ngomong, karena takut ilang jabatan. Karena jabatan diorang dapat beli. Disini kantornya Bupati, bukan dimana-mana, kalau kantornya dimana-dimana itu preman” katanya.

Efrizal Arsyad juga menjelaskan, dalam waktu satu bulan lamanya, Sekdakab Lampura juga jarang terlihat di Pemkab Lampura. “Dia itukan sebagai motor penggerak. Tapi liat dia gak pernah ngantor selama sebulan ini. Ada apa?. Jangan jadi Pejabat kalau penakut” cetusnya.

“Selama 36 tahun saya mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), kondisi saat ini adalah yang paling buruk menurut saya” tambahnya.

Sayangnya, Sekkab Lampura, Hi. Lekok, saat dihubungi melalui telpon genggamnya, meskipun nomor ponselnya dalam keadaan aktif, enggan untuk menjawab. Saat di kirim pesan melaluli aplikasi WhatsApp, nomor WhatsApp Sekkab Lampura, dalam posisi Offline. Sehingga, saat berita ini di tulis, wartawan media ini, belum berhasil mendapatkan konfirmasi resmi dari Bupati maupun Sekkab Lampura. (fer/her)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puluhan Awak Media Babel Datangi Polda: Jangan Pidanakan Karya Jurnalistik

12 Februari 2026 - 07:48 WIB

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Trending di Headline