KOTABUMI — Menanggapi keluhan dari sejumlah masyarakat Kabupaten Lampung Utara (Lampura), terkait hilangnya tabung Gas Elpiji berukuran 3kg (Gas melon,red) dari peredaran, membuat Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten setempat melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah Agen Pangkalan yang ada di Lampura.
Kepala Dinas Perdagangan (Kadisdag) Hendri, yang di wakili oleh Sinar Barkah, Sekretaris Dinas setempat mengatakan bahwa, mulai Senin (10/5) pihaknya telah melakukan Sidak di sejumlah Agen Pangkalan yang ada di Lampura, khususnya yang berada di Kecamatan Kotabumi.
Dari hasil sidak tersebut, ternyata memang benar, Gas Elpiji ukuran 3kg lenyap dari peredaran. Diperkirakan kelangkaan tabung gas melon tersebut disebabkan meningkat permintaan dari masyarakat, menjelang perayaan hari raya Idhul Pitri yang mencapai hingga tiga kali lipat.
“Saya bersama tim pagi tadi sudah melakukan sidak ke Agen Pangkalan. Ternyata memang benar, Gas ukuran 3kg itu hilang dari peredaran. Diperkirakan, lantaran meningkatnya permintaan dari masyarakat secara signifikan yang mencapai tig kali lipat, menjelang hari raya” ujar Sinar Barkah, Senin (10/5) sekira pukul 14.30 WIB.

Saat di singgung mengenai jumlah stock ketersediaan tabung gas elpiji menjelang perayaan hari raya Idhul Fitri, dan langkah untuk menyikapi kelangkaan tabung gas Elpiji 3kg, Sinar Berkah justru mengaku bahwa, selama ini Disdag Lampura tidak memiliki data stock persediaan tabung gas Elpiji 3kg. Sinar Barkah beralasan, pihak Pertamina dan Agen suplayer sama sekali tidak memberikan data terkait jumlah stock penyediaan tabung gas Elpiji 3kg ke Disdag Lampura.
“Jujur aja mas, soal stock barang, kami dari Disdag Lampura tidak mempunyai data soal itu. Sebab, selama ini pihak Pertamina dan Agen Suplayer sama sekali tidak memberikan data stock persediaan tabung gas tersebut ke pihak Disdag Lampura” pungkasnya.
Terkait langkah yang akan di ambil, untuk menyikapi persoalan kelangkaan tabung gas 3kg tersebut lanjutnya, pihak Disdag Lampura, akan melakukan pemantauan ke pertamina, agen dan masyarakat, jika di temukan situasi yang urgen dan mengalami kelangkaan seperti saat ini, maka pihaknya akan sesegera mungkin untuk melakukan koordinasi dengan pihak penyalur, yaitu pihak Pertamina dan Agen Pangkalan untuk melakukan drop ataupun penambahan jumlah tabung gas.
“Sore ini, ada penambahan jumlah kuota tabung gas ukuran 3kg sebanyak 16.800 tabung gas, yang akan di salurkan ke 6 Agen Distributor yang tersebar di Lampura. Dengan jumlah Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesarRp.18 ribu/tabung gas” paparnya.
“Kami menghimbau ke Agen Pangkalan untuk lebih mengutamakan menyalurkan Gas Elpiji tersebut kepada masyarakat miskin seperti ketentuan yang telah di tetapkan, setelah itu barulah dapat menyalurkannya ke warung-warung pengecer” tambahnya. (fer/her)

Atasi Kelangkaan, Pertamina Tambah 16.800 Tabung Gas Melon 




