KOTABUMI-Tabung gas Elpiji 3 Kilogram(kg) akhir-akhir ini sering menjadi primadona dalam pemberitaan dan perbincangan Masyarakat banyak.
Bagaimana tidak tabung melon ini sering mengalami kelangkaan lantaran sangat diminati Masyarakat banyak.
Terkait kelangkaan, Dinas Perdagangan(Disdag) Lampung Utara(Lampura) sudah beberapa kali melakukan Infeksi mendadak(Sidak) ke sejumlah agen, namun pengambilan keputusan tegas hanya ada di pihak Pertamina.
Untuk itu Kepala Dinas Perdagangan(Disdag) Lampura Hendri meminta kepada pihak pertamina untuk mengambil langkah tegas dalam persoalan ini.”Kita tidak bisa memberikan sanksi, yang punya hak itu Pertamina. Jika kita bisa diberikan kewenangan tentu kita akan ambil langkah tegas. Sebab gas tabung melon ini sering terjadi kelangkaan, ada apa ini,”ucap Hendri, Minggu(16/5).
Hendri meminta kepada Masyarakat untuk melaporkan jika ada permainan di bawah terkait gas elpiji yang diperuntukan untuk Masyarakat dari ekonomi menengah ke bawah.
Jika ada pangkalan yang bermain, silakan lapor lengkap dengan bukti rekaman atau foto jika pangkalan atau agen tersebut menimbun gas atau bahkan gas tersebut tidak dijual ke Masyarakat umum namun hanya di jual untuk warung-warung saja.”Silakan lapor lengkap dengan buktinya. Laporan dari Masyarakat ini tentu akan saya tindak lanjuti, sehingga pihak Pertamina bisa mengambil langkah tegas,”kata dia.
Sebelumnya tambah Hendri, pihak Disdag sudah meminta tambahan pasokan gas tabung melon ke Pertamina.
Bahkan menjelang lebaran dan di hari Raya timnya sudah memantau perkembangan gas elpiji tabung melon.
Memang diakuinya terjadi kelangkaan gas saat dilakukan Sidak. Namun pihakny sudah meminta pihak Pertamina untuk melakukan penambahan bahkan melakukan penyuntikan di beberapa Kecamatan yang mengalami kelangkaan gas tabung melon.
Bahkan di dua hari terakhir pihaknyajuga meminta tambahan tabung elpiji 3kg 5.040 tabung dan Reguler 10.640 tabung di hari Jumat(14/5).
Kemudian di tambah lagi 3.360 tabung dan Reguler 12.880 tabung di hari Sabtu(15/5).”Untuk tambahan sendiri tetap di Prioritaskan untuk Kecamatan Kotabumi dan Kotabumi Selatan. Kita juga akan kembali melakukan Sidak Pasca lebaran dengan menggandeng Pihak Pertamina,”pungkasnya.(ria/her)

Disdag Minta Pertamina Tindak Tegas Agen Nakal 




