Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 23 Jun 2021 19:56 WIB ·

Lampura Bakal Targetkan Kejayaan Tanaman Lada


 Lampura Bakal Targetkan Kejayaan Tanaman Lada Perbesar

KOTABUMI – Kabupaten Lampung Utara(Lampura) yang sebelumnya merupakan pusat perkebunan tanaman lada, kini sudah beralih fungsi menjadi tanaman singkong, sawit, dan karet. Bahkan sejumlah lahan pertanian sawah sudah disulap para petani untuk komoditas tanaman jagung dan singkong.”Penomena ini sungguh kita sayangkan, karena komoditas andalan kita adalah tamanan lada, yang memang sejak dahulu kala sudah terkenal secara nasional maupun internasional,”ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah(Bappeda) Lampura Andi Wijaya, didampingi Kabid Ekonomi Farouk, di ruang kerjanya, Rabu(23/6).
Andi menjelaskan, Lampura terkenal dengan lada hitamnya dan menjadi komoditas unggulan yang tak bisa tersaingi dari daerah manapun.”Jadi ke depan kita berupaya agar dapat merevitalisasi produktifitas perkebunan khususnya lada hitam dalam upaya meningkatkan pendapatan masyarakat Lampura,”imbuhnya.
Untuk itu, imbuh Andi Wijaya, pihaknya akan melakukan pendampingan dalam rangka mengembalikan kepercayaan masyarakat petani, agar kembali membudidayakan tanaman lada yang dahulu kala menjadi komoditas ekspor Indonesia.
”Target kita lada akan menjadi komoditas eksport dari Lampura,”lanjutnya seraya menyebut pihaknya akan berupaya mensupport dinas terkait dalam upaya peningkatan hasil produk pertanian.
Untuk itu, lanjut Andi, harus ada tim kerja yang solid dalam upaya penanganan perkebunan lada. Tidak hanya pemerintah daerah, tapi juga semua aspek lainnya, dalam upaya pengembangan perkebunan lada.”Ada andil, pemerintah, DPRD, masyarakat, serta insan pers. Dalam rangka, mendukung pengembalian status Lampura sebagai penghasil lada hitam terbaik di dunia,”kata dia.
Dalam rangka mendukung visi Lampura sebagai pusat lada hitam kembali, maka pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, dan provinsi. Tak hanya itu, pihaknya juga sudah membangun brand, membangun tim, membuat profil, membuat masterplane, pelatihan bagi para petani, serta upaya pengembangan dari produk lada.”Hilirisasi, dalam rangka pengembangan produk lada hitam untuk dikembangkan dalam produk lainnya,”lanjut Andi.
Tak hanya itu, pihaknya akan meminta kepada dinas terkait agar dapat meningkatkan kapasitas petani dan meningkatkan produksi pertanian menggunakan tekhnologi.”Pendampingan diperlukan. Begitu juga dengan pembentukan kelompok Tani lada. Sehingga, lada hitam Lampura dapat bangkit kembali,”pungkasnya.(rid)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puluhan Awak Media Babel Datangi Polda: Jangan Pidanakan Karya Jurnalistik

12 Februari 2026 - 07:48 WIB

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Trending di Headline