Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 15 Jul 2021 23:16 WIB ·

Selama Pembelajaran Daring, Guru Harus Terapkan Standar Kompetensi


 Selama Pembelajaran Daring, Guru Harus Terapkan Standar Kompetensi Perbesar

KOTABUMI–Tahun ajaran baru tahun 2021, Kementrian Agama(Kemenag) Lampung Utara(Lampura) tetap memberlakukan pembelajaran secara Dalam jaringan (daring). Namun demikian, seluruh tenaga Pendidik dibawah naungan Kemenag Lampura diharuskan memberikan pembelajaran sesuai dengan Standar Kompetensi. “Meski Daring bukan berarti anak-anak tidak belajar, atau pelajaran yang didapat tidak maksimal. Kita sudah terapkan dan minta kepada seluruh guru untuk membimbing siswa sesuai dengan standar kompetensi yang sudah kita ke liarkan,”tutur Kepala Kemenag Lampura Totong Sunardi, Kamis (15/7).

Menurut Totong, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui kapan sekolah Madrasah disemua tingkatan akan di buka. Sebab, untuk membuka kembali Madrasah pihak Kemenag menunggu Surat Edaran dari Kepala Daerah dalam hal ini Bupati Lampura.
Meski saat ini sudah berada dalam Zona Orange, namun belum bisa memastikan kapan Kegiatan Belajar Mengajar(KBM) secara tatap muka kan dilakukan.”KBM tatap muka masih kita tunda mengingat Pandemi ini masih belum terkendali. Kita tidak mau ambil resiko, sebab keselamatan pendidik dan siswa itu yang utama,”ucapnya.

Ke depan, terus Totong, tidak menutup kemungkinan Guru akan berkunjung ke rumah siswa secara berkelompok.
Hal ini dilakukan agar para siswa bisa mendapat materi pembelajaran dengan sempurna.
Karena untuk kunjungan guru ke rumah Siswa sudah diterapkan di tingkat Taman Kanak-kanak.
Untuk itu dirinya menghimbau kepada seluruh Guru Madrasah agar tetap memberikan pembelajaran kepada siswa meski melalui Daring.
Dan berikan materi pembelajaran sesuai dengan standar kurikulum selama masa Pandemi Covid-19 ini.
Untuk para siswa juga diminta untuk bersabar, karena ini semua dilakukan demi kebaikan bersama.”Tidak menutup kemungkinan ke depan sistem pembelajaran akan dilakukan secara berkelompok jika situasi Pandemi masih seperti ini. Kita minta anak-anak agar lebih bersabar lagi, karena kita lakukan ini demi keselamatan dan kebaikan bersama. Karena menjaga jiwa lebih utama dibandingkan dengan yang lainnya,”pungkasnya.(ria/her)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puluhan Awak Media Babel Datangi Polda: Jangan Pidanakan Karya Jurnalistik

12 Februari 2026 - 07:48 WIB

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Trending di Headline