KOTABUMI–Ditengah Pandemi Covid-19 Roda Perekonomian mau tidak mau harus tetap berputar, untuk itu Direktur Jendral Perdagangan Dalam Negeri mengeluarkan Surat Edaran Nomor : 207/PDN/SD/07/2021 tentang Pembukaan Kegiatan Ekonomi Secara Bertahap.
SE tersebut ditujukan kepada Kepala Dinas yang ada di Provinsi, Kabupaten dan Kota yang Membidangi Perdagangan.
Mendapat SE tersebut Kepala Dinas Perdagangan(Disdag) Lampura Hendri bakal menindaklanjuti SE dengan berkoordinasi bersama Satgas Covid-19.”SE ini akan kita tindak lanjuti, namun kita akan koordinasikan terlebih dahulu bersama Satgas, dan akan kita sesuaikan dengan tupoksi Satgas, apakah ada aturan tekhnis lainnya,”ujar Kadisdag Lampura Hendri, Selasa(27/7).
SE yang diberikan itu lanjut Hendri, berisikan menindaklanjuti arahan Bapak Presiden Republik Indonesia mengenai perpanjangan PPKM Darurat, maka mulai tanggal 26 Juli 2021, pemerintah akan melakukan pembukaan
kegiatan ekonomi secara bertahap.
Mulai dari memberikan pemberitahuan tentang pasar Rakyat yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari, diizinkan dibuka sampai pukul 20.00 WIB dengan kapasitas pengunjung 50 persen.
Pasar Rakyat, selain yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari, diizinkan dibuka sampai dengan pukul 15.00 WIB dengan kapasitas maksimal 50 persen dengan penerapan protokol
kesehatan yang ketat dan pengaturannya ditetapkan oleh Pemerintah Daerah.
Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen/outlet voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan usaha kecil lain yang sejenis, diijinkan buka dengan protokol kesehatan ketat sampai dengan pukul 21.00 WIB yang
pengaturan teknisnya diatur oleh Pemerintah Daerah.
Kemudian Warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya yang memiliki tempat usaha di ruang terbuka diijinkan buka dengan protokol kesehatan ketat sampai dengan
pukul 21.00 WIB dan maksimum waktu makan untuk setiap pengunjung 30 menit.”PPKM Level 4 hanya dijalankan untuk wilayah Bandarlampung saja kalau Kabupaten lain masih Level 3. Sejauh ini penerapan pertumbuhan ekonomi Pasar ditengah Pandemi Covid-19 di Lampura masih tetap berjalan. Mudah-mudahan tidak ada pelanggaran-pelanggaran di Pasar yang akan menyebabkan Pasar harus di tutup sementara,”kata dia.
Untuk itu Hendri kembali mengajak seluruh Pedagang maupu Pengunjung yang datang ke Pasar-pasar untuk tetap menerapkan Prokes.
Apalagi Kabupaten Lampura saat ini masih berada dalam Zona Merah dengan resiko penyebaran Virus yang cukup tinggi.
Tetap jalankan Prokes secara ketat di Pasar dan dimanapun Masyarakat berada.”Jika semua ingin pulih lagi dan Zona kita kembali Hijau butuh dukungan dari Masyarakat yakni dengan patuh akan Prokes. Terutama untuk Pedagang dan Konsumen yang setiap harinya melakukan interaksi secara langsung di Pasar-pasar,”pungkasnya.(ria/her)

Pembukaan Kegiatan Ekonomi Secara Bertahap 




