KOTABUMI–Terhitung sejak 25 Juli lalu, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), tidak lagi berada di zona merah. Melainkan turun menjadi zona oranye. Turunnya status itu berdasarkan hasil penilaian Satgas Covid-19 pusat. Penilaian itu dilakukan sejak tanggal 18 – 25 Juli lalu. Ini didasari atas berbagai faktor termasuk pengawasan, epidemiologi, dan pelayanan kesehatan. “Namun demikian, masyarakat Lampura jangan terlena dengan status tersebut. Protokol kesehatan harus tetap dijalankan saat beraktivitas di luar rumah. Itu dikarenakan naik atau turunnya status tergantung fakta di lapangan. Fakta ini yang akan terus dinilai oleh Satgas Covid-19 pusat tiap pekannya.” jelas Plt Kadis Kesehatan Lampura, Maya Natalia Manan, Minggu (1/8/2021).
Menurut Maya, seluruh masyarakat harus menerapkan protokoler kesehatan dalam kesehariannya. Kemudian mengikuti dan mematuhi apa yang menjadi kebijakan pemerintah terkait upayanya memutus rantai penyebaran covid 19. Ketika diberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, maka harus dipatuhi. Terlebih saat ini tengah beredar varian Delta, yang merupakan hasil mutasi virus varian sebelumnya, yakni varian alpha dan Betta. Varian Delta ini, diketahui memiliki daya penularan lebih hebat dari varian sebelumnya. “Tidak ada cara lain, menerapkan prokes dan mematuhi apa yang menjadi kebijakan pemerintah itu yang harus dilakukan kita semua. Agar pandemi ini dapat segera berakhir. Paling tidak dapat memutus rantai penyebaran. Jadi, tak bosan – bosannya kami imbau kepada seluruh warga Lampung Utara untuk tetap mengedepankan protokol kesehatan di manapun berada supaya penyebaran virus Corona 2019 dapat terkendali,” ujarnya.
Berdasarkan data per 31 Juli 2021, 96 warga Lampung Utara kembali positif terpapar Covid-19 dengan tiga di antaranya meninggal dunia. Secara keseluruhan, total warga Lampung Utara yang terpapar Covid-19 mencapai 3.280 orang.
Dari ke-3.280 orang itu, 1.909 orang di antaranya dinyatakan sembuh atau selesai menjalani isolasi, 121 orang meninggal dunia. Sementara jumlah warga yang masih menjalani proses isolasi mencapai 1.250 orang. (her)






