Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 5 Agu 2021 21:07 WIB ·

Jembatan Penghubung Dua Kecamatan Ambrol BPBD Lampura Ajukan Proposal ke BNPB


 <span class=Jembatan Penghubung Dua Kecamatan Ambrol BPBD Lampura Ajukan Proposal ke BNPB"> Perbesar

KOTABUMI-Antisipasi terjadinya bencana banjir, Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Kabupaten Lampung Utara(Lampura) berencana akan mengajukan Proposal ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana(BNPB) Pusat guna perehaban Jembatan Penghubung antara Semuli Jaya Kecamatan Abung Semuli dengan Tata Karya Kecamatan Abung Surakarta.”Jembatan itu sudah lama rusak, bahkan rusaknya sudah berat. Di badan jalan itu dikasih pohon kelapa agar Masyarakat bisa melintas.

Kita sudah survei ke bawah dan kita berencana akan mengajukan Proposal ke BNPB untuk perehaban jembatan tersebut,”ujar Kepala BPBD Lampura Nozi Efialis didampingi Kasubid Rehabilitasi dan Rekontruksi Sobri, Kamis(5/8).

Kondisi jembatan saat ini lanjut Sobri yang juga didampingi Kabid Rehabilitasi dan Rekontruksi Kasim, mengalami kerusakan yang sangat parah.
Dimana kondisi tiang dan coran di bawah ambruk bahkan bergeser hingga 1/2 meter.
Turunnya tim dari BPBD sendiri untuk meninjau lokasi dan antisipasi terjadinya bencana, apalagi jembatan tersebut ambrol karena terjangan air yang begitu deras pada saat banjir beberapa waktu lalu.”Biasanya bantuan yang kita ajukan itu dari Dana Hibah. Bisa diajukan ketika Pemkab Lampura memang tidak memiliki anggaran untuk perehaban atau pembangunan jembatan tersebut.
Saat pengajuan semua akan dilampirkan baik kondisi jembatan hingga kerusakan-kerusakan yang ada di lokasi,”paparnya.

Pengajuan tambahnya, dapat dilakukan setelah adanya rekomendasi dari Bupati Lampura dan Gubernur Lampung.
Masyarakat di daerah sekitar saat di temui sangat berharap agar jembatan tersebut segera diperbaiki.
Sehingga roda perekonomian bisa berjalan seperti semula.
Sebab saat malam hari jembatan tersebut tidak dilalui, Masyarakat juga takut sering ada bajing loncat di Jembatan tersebut.”Jembatan itu panjangnya sekitar tujuh meter dan lebarnya sekitar enam meter. Masyarakat sangat mengharapkan jembatan tersebut segera bisa diperbaiki,”pungkasnya.(ria/her)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puluhan Awak Media Babel Datangi Polda: Jangan Pidanakan Karya Jurnalistik

12 Februari 2026 - 07:48 WIB

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Trending di Headline