KOTABUMI-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan(Disdikbud) Kabupaten Lampung Utara(Lampura) meminta kepada seluruh Kepala Sekolah dan Guru untuk lebih aktif dan lebih peduli terhadap datanya yang ada di Info Guru dan Tenaga Pendidik(GTK).
Mengingat dalam Versi aplikasi terbaru, banyak Guru dan Kepala Sekolah yang datanya tidak terbaca.Sepertihalnya tidak terbacanya lokasi tempat mereka mengajar.
Dikhawatirkan lagi mereka hanya mengandalkan Operator Sekolah, sementara itu Operator sekolah banyak yang dikerjakan sehingga semuanya terbengkalai.”Tolong jangan diabaikan jika ada Versi terbaru. Rajin-rajinlah mengecek di Info GTK masing-masing. Saya minta semua Guru dan Kepala Sekolah bisa lebih aktif lagi,”himbau Kepala Disdikbud Lampura H. Mat Soleh melalui Kabid Ketenagaan Amalia Umnis, Minggu (15/8)
Jika Kepala Sekolah dan Guru masih mengabaikan lanjut Amalia, dikhawatirkan nantinya Sertifikasi mereka tidak akan Valid.
Nanti ketika datanya tidak Valid untuk mendapat Sertifikasi mereka akan menyalahkan Operator Sekolah, ini tidak dibenarkan.
Dalam Versi terbaru sendiri itu bisa dilihat apakah ada penambahan data atau tidak. Biasanya Versi itu berubah-ubah rilisnya.
Jika Kepala Sekolah dan Guru aktif melakukan pengecekan ketika terjadi kesalahan tentu Operator Sekolah akan segera memperbaiki.”Di Versi terbaru ini banyak yang tidak terbaca seperti tempat tugasnya tidak tertera. Sialakan semua guru lihat dan cek masing-masing datanya,”paparnya.
Dirinya menghimbau kepada seluruh tenaga Pendidikan untuk Open dan Proaktif, jangan hanya mengandalkan operator Sekolah saja.
Kemudian kepada Operator Sekolah juga yang memiliki kewajiban mana kala ada perubahan data baik dari PTK, Sarpras dan Siswa mereka harus cepat dan tanggap.
Biasanya ketika ada Versi terbaru sistem akan segera memberitahu.”Repotnya lagi kalau ada kewajiban-kewajiban guru yang harus di cek melalui akun masing-masing, tapi guru tersebut tidak mau mengecek dan ketika terjadi kesalahan mereka malah menyalahkan operator sekolah. Kita harapkan para tenaga pendidik bisa lebih peduli lagi terhadap datanya. Kalau guru tidak Open tentu semua akan terbengkalai,”pungkasnya.(ria/her)

Guru Diminta Aktif Buka Data 




