KOTABUMI – Soal Calon Pengurus Dewan Pimpinan Cabang(DPC) Partai Kebangkitan Bangsa(PKB) Lampung Utara(Lampura) yang mengundurkan diri Soni Setiawan selaku ketua terpilih pada Muscab V PKB Lampura, enggan berkomentar. Pasalnya, Surat Keputusan (SK) dari Dewan Pimpinan Pusat(DPP) PKB.
“Oh aku belum bisa ngasih informasi, karena semuanya itu kewenangan DPP. SK (Kepengurusan, Red) nya belum turun. Aku belum bisa beri konfirmasi. Maaf ya, ” singkatnya, via ponselnya, Senin (31/8)
Sementara itu Ketua DPW PKB Lampung Chusnia Chalim saat dihubungi via telepon di nomor 0853 – 6986 – XXX, tidak diangkat. Demikian juga dengan sekretaris DPW PKB Seh Ajeman, pada nomor handphone 0823 – 7731 – XXX pada pukul 16.00 WIB, dalam kondisi aktif namun tidak diangkat, demikian juga saat dihubungi via pesan WatsApp – Nya.
Diberitakan sebelumnya, DPC PKB Lampura bakal menelan pil pahit. Pasalnya, calon pengurus berencana mengundurkan diri dari struktur yang ada.
” Hal ini kita lakukan karena tidak sesuai dengan hasil tabayyun(musyawarah, Red),”ujar Muhammad Azis MA., S.Pd., Senin(30/8).
Azis – sapaan akrabnya – mengatakan, berdasarkan informasi yang didapat dari ketua terpilih Soni Setiawan, akan ada perombakan dalam struktur DPC PKB Lampura periode 2021-2026. Hal ini mengakibatkan kekecewaan di-internal calon kepengurusan.”Kalau dari awal sudah tidak komitmen, gimana ke depannya. Ini sudah mengangkangi hasil tabayyun,”tegasnya.
Karena tidak sesuai dengan hasil tabayyun(Musyawarah), lanjut Azis, maka semua akan mengundurkan diri. ” Kalau sampai nama kami masuk dalam struktur kepengurusan DPC PKB Lampura 2021-2026. Kami akan melakukan langkah – langkah selanjut. Termasuk menepuh jalur hukum, ” lanjutnya.
Hal senada, diungkapkan Sekretaris IKA PMII Lampura, Andy Putra S.H. Dia menyayangkan, jika hingga kini surat keputusan DPP PKB belum juga terbit. Padahal pelaksanaan Muscab V PKB Lampura sudah sejak lima bulan lalu digelar.
”Dalam Muscab sudah bermasalah, karena terjadi deadlock. Hingga dilakukan langkah tabayyun. Kalau masih tidak diakomodir, berarti DPP tidak mendengarkan aspirasi arus bawah. Padahal acara itu dihadiri Wakil Sekjend DPP PKB sebagai ketua pimpinan sidang,” lanjutnya.
Andy juga menyebut semestinya dalam penetapan kepengurusan harus berkoordinasi dengan Keluarga Besar Nahdlatul Ulama(KBNU) Lampura termasuk jaringan Ikatan Keluarga Alumni(IKA) PMII.
“Sesuai intruksi Ketum DPP PKB, Hi. Abdul Muhaimin Iskandar, yang menyatakan PKB lahir dari KBNU. Wajar saja PMII, yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama, menuntut hak-nya sebagai anak,” lanjutnya.
Sementara Soni Setiawan selaku ketua terpilih dalam Muscab PKB Lampura dalam pesan Whatsapp mengatakan, jika DPC PKB lampura sudah mengakomodir sejumlah nama sejumlah anggota diantaranya.
“ Mengenai pengurus kt, hanya mengakomodir sahabat – sahabat yang mau menjadi jd pengurus. Sudah ada Andi, Aziz, bg Azmi, Afri, dan saya unsur PMII, ” kata dia.(rid)

Konflik Internal DPC PKB Lampura Kian Memanas 




