KOTABUMI–Dampak dari terpaparnya Virus Covid-19 membuat sebagian anak harus kehilangan salah satu bahkan ke dua orang tuanya yang meninggal karena terpapar Virus tersebut.
Untuk itu Pemerintah Pusat tidak mau lepas tangan dan tinggal diam, melalui Kementrian Sosial mereka akan melakukan pendataan terhadap anak Yatim dan Yatim Piatu yang orang tuanya meninggal karena terpapar Covid-19.

Pendataan itu akan dilakukan ke seluruh Indonesia salah satunya Provinsi Lampung terkhusus Kabupaten Lampura.”Alhamdulillah sekali Pemerintah Pusat melalui Kemensos punya program ini.
Dari Virtual Zoom yang kita lakukan beberapa waktu lalu Kemensos meminta kita untuk melakukan pendataan terhadap anak Yatim dan Yatim Piatu yang orang tuanya meninggal karena terpapar Covid-19,”jelas Asisten I Pemkab Lampura Mankodri, Minggu (5/9).
Sesuai arahan dari Wakil Gubernur lanjut Mankodri, anak-anak Yatim dan Yatim Piatu tersebut setelah terdata direncanakan bakal mendapat bantuan.
Bantuan tersebut setara sama seperti Masyarakat yang mendapat bantuan Program Kelurga Harapan(PKH).
Selain itu juga Daerah di sarankan untuk membantu bagi anak Yatim dan Yatim Piatu yang tidak bisa dipelihara oleh Kelurganya.”Ada beberapa Dinas yang kita kerahkan untuk melakukan pendataan selain melalui Disos. Ada Dinas PP dan PA, Disdikbud, Disdukcapil dan Diskes,”paparnya.
Pendataan sendiri tambah Mankodri, rencananya akan dibentuk terlebih dahulu, sesuai dengan intruksi Pemerintah Provinsi.
Setelah tim turun melakukan pendataan maka data anak-anak tersebut baru di kirim ke Disos.
Pihaknya tentu sangat berterimakasih kepada Kemensos atas program yang ada guna membantu anak-anak yang orang tuanya meninggal karena Covid-19.
Pihaknya juga berharap anak-anak tersebut nantinya juga bisa mendapat bantuan pendidikan hingga mereka lulus sekolah.”Kalau dari kita belum tau bantuan yang akan diberikan apa, kita masih akan merapatkan terlebih dahulu kepada pimpinan,”pungkasnya.(ria/her)






