KOTABUMI-Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Lampung Utara(Lampura) tak ingin kecolongan dalam penanganan penyebaran Covid-19 di tempat yang biasa ramai di kunjungi Masyarakat setiap harinya, Dinas Perdagangan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Satgas Covid-19 melakukan Vaksinasi serta Swab di tiga Pasar Tradisional yang ada di Bumi Ragem Tunas Lampung.
Kadisdag Lampura Hendri menjelaskan, hari ini(kemarin, Red) kembali dilakukan Swab dan Vaksin bagi para Pedagang yang ada di Pasar Propau Kotabumi.
Dan hasil Swab tersebut kembali tidak ditemukan ada Pedagang yang terdeteksi terkena Virus Covid-19.”Alhamdulillah sekali hari ini ada 50 lebih Pedagang yang di Swab dan di Vaksin semua hasilnya Negatif.
Dari tiga Pasar yang sudah di Swab Antigen Pedagangnya Alhamdulillah Bersih dari Covid-19,”ucap Hendri saat meninjau pelaksanaan Swab dan Vaksin di Pasar Propau Kotabumi, Selasa(7/9).
Sebelumnya lanjut Hendri, para Pedagang yang sudah di Swab yakni Pedagang di Pasar Pagi dan Pasar Sentral Kotabumi.
Meski hasil Swab Antigen hasilnya semua Negatif, namun ia meminta kepada seluruh Pedagang maupun Pembeli jangan bersenang hati terlebih dahulu.
Protokol kesehatan harus tetap di jalankan hingga Lampura kembali aman dan Indonesia terbebas dari Virus Covid-19.”Jangan kendor, walau hasilnya Negatif semua di tiga pasar namun kita harus tetap waspada. Virus ini belum hilang, untuk itu Prokes harus tetap kita jalankan,”himbaunya.
Untuk Pasar-pasar lainnya terus Hendri, akan diatur jadwalnya oleh Diskes.
Pihaknya akan kembali melakukan pendekatan secara persuasif kepada para Pedagang agar semuanya mau menjalankan Swab Antigen tersebut.
Hendri juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh Pedagang dan Pembeli yang sudah patuh akan Prokes.
Sebab hasil ini tidak akan dapat dicapai jika Pedagang dan Pembeli tidak patuh akan Prokes.
Pihaknya juga meminta kepada seluruh KUP untuk terus memantau penyediaan tempat untuk mencuci tangan lengkap dengan sabunnya.
Jika airnya sudah kosong segera diisikan begitu juga dengan sabun.”Saya minta KUP terus pantau Prokes di pasarnya masing-masing. Lakukan pendekatan, jadi ketika Swab dan Vaksin di adakan antusias Masyarakat bisa lebih tinggi,”pungkasnya.(ria/her)






