Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 7 Sep 2021 20:08 WIB ·

Lebih Dari Rp.6 Miliar DAK Lampura Hangus


 Lebih Dari Rp.6 Miliar DAK Lampura Hangus Perbesar

KOTABUMI—Lebih dari Rp.6 Miliar guyuran Dana Alokasi Khusus (DAK) pada Kabupaten Lampung Utara (Lampura) tahun 2021 hangus. Dana tersebut dikelola oleh Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Kemudian dialokasikan pada sejumlah kegiatan pembangunan fisik. Rinciannya sebanyak Rp5,3 miliar dberasal dari Dinas Kesehatan dan Rp1,1 miliar berasal dari Dinas Pendidikan. Pada Dinas Kesehatan dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan gedung puskesmas Bumiagung, dan pengadaan obat – obatan, serta belanja modal gedung laboratorium, instalasi air kotor. Sedangkan Dinas Pendidikan mengalokasikan dana tersebut untuk perbaikan SMPN 2 Abung Tinggi. Kegiatan itu lantas dibagi menjadi tiga paket proyek, dua pada Dinas Kesehatan dan satu paket pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Sayangnya, ketika tiga proyek tersebut masuk pada proses pelelangan, paket proyek tersebut gagal memperoleh pemenang.

Kepala Subbagian Pembinaan dan Advokasi pada Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Lampura, Agusri Junaid?i, mengatakan, kegagalan dalam mendapatkan pemenang lelang proyek itu dikarenakan tidak ada satu pun peserta lelang yang memenuhi persyaratan. Padahal, pihaknya telah melakukan dua kali proses lelang. “Sudah dua kali dilelang, tetapi masih tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan sebagai pemenang tender,” jelas Agusri, Selasa (7/9).

Menurut Agusri, pelelangan untuk paket proyek pengadaan obat, tidak ada peminatnya. Sementara untuk? paket pembangunan puskesmas dan gedung SMP 2 Abung Tinggi tidak ada peserta lelang yang memenuhi persyaratan.

Dihubungi terpisah ?Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Lampung Utara, Maya Natalia Manan mengaku bahwa kegagalan dalam lelang proyek ini sejatinya tidak sejalan dengan harapan mereka. Padahal, awalnya mereka berharap dengan gedung yang baru, pelayanan di puskemas tersebut akan dapat lebih maksimal.

“Kita tetap berharap di tahun – tahun berikutnya bisa tetap dapat DAK karena memang sudah disiapkan tanah hibah dari masyarakat,” terangnya saat ditanya mengenai tertutupnya peluang untuk kembali mendapatkan DAK fisik bidang kesehatan akibat kegagalan dalam lelang tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Utara, Matsoleh membenarkan bahwa ada satu paket proyek di instansinya yang gagal mendapatkan pemenangnya. “Yang gagal cuma satu paket. Nilainya Rp1,1 miliar,” pungkasnya (her)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puluhan Awak Media Babel Datangi Polda: Jangan Pidanakan Karya Jurnalistik

12 Februari 2026 - 07:48 WIB

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Trending di Headline