KOTABUMI – Katua DPRD Lampung Utara(Lampura) menyampaikan permohonan maaf atas tindakan yang dialkukannya terhadap anggota Persatuan Wartawan Indonesia(PWI). Menurut Romli, dirinya merasa khilaf karena wartawan mencercanya dengan berbagau pertanyaan yang membuat dirinya yang sedang memiliki permasalahan keluarga dan belum tuntas diselesaikan.” Jujur saya mohon maaf dengan keluarga besar PWI Lampung Utara,”ujarnya melalui sambungan telepon seluler, Rabu(15/9).
Terkait laporan yang disampaikan Efri Antoni selaku wartawan hariansumatra.com, kepada Mapolres Lampura terkait dugaan penganiayaan dia mengungkapkan, dirinya merasa khilaf dan tidak ada tendensius lainnya. ”Mungkin saya khilaf saat itu, karena ada masalah kaluarga lainnya,”kata dia.
Diketahui, pengurus PWI Lampura Efri Antoni mengalami aksi kekerasan yang diduga dilakukan Ketua DPRD Lampura Romli. Akibatnya wartawan hariansumatra.com itu mengalami luka memar pada wajah dan mata bagian kanan.
”Aksi pemukulan itu terjadi di ruang fraksi PAN, dan berlanjut halaman kantor DPRD Lampura, ” ujar korban pemukulan Efri Antoni, wartawan media online hariansumatra.com
Karenannya, Efri langsung melakukan visum dan selanjutnya melaporkan (kejadian, Red) ini ke Mapolres Lampura.(rid)

Ketua DPRD Lampura Sampaikan Permohonan Maaf 




