Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 15 Sep 2021 20:56 WIB ·

Korban Bencana Angin Puting Beliung Dapat Bantuan Total 314 juta Untuk 39 KK


 caption : Nozie Efialis, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lampura  Perbesar

caption : Nozie Efialis, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lampura

KOTABUMI–Sebanyak 39 Kepala Keluarga (KK) yang menjadi korban bencana angin puting beliung dapat bantuan, dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura). Bantuan yang diberikan besarannya mencapai Rp. 314 juta terhitung mulai bencana yang terjadi pada awal tahun 2021 lalu. “Total bantuan yang diberikan kepada korban bencana angin puting beliung di Lampura sejak awal tahun lalu telah mencapai Rp.314 juta” jelas Nozie Efialis, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lampura, Rabu (15/9).

Menurut Nozie Efialis, dana bantuan sebesar itu diberikan pada 39 kepala keluarga yang menjadi korban bencana angin puting beliung. Mereka tersebar di sembilan kecamatan di antaranya Kecamatan Abung Barat, Sungkai Barat, Kotabumi, dan Kotabumi Selatan.

Dimana besaran bantuan yang diberikan bervariasi sesuai dengan tingkat kerusakan yang diakibatkan oleh bencana tersebut. Rinciannya, untuk tingkat kerusakan ringan mendapat bantuan Rp7,5 juta, sedangkan untuk tingkat kerusakan sedang mendapat bantuan sebesar Rp.10 juta. untuk yang rusak berat, bantuannya mencapai Rp,15 juta.

Nozie menjelaskan?, dana bantuan itu berasal dari Pemkab Lampura. Sebelum digelontorkan, pengusulan penerima bantuan harus mendapat persetujuan dari Bupati Lampura. Seperti yang baru ini terjadi di Kecamatan Abung Timur, ada 32 rumah yang diusulkan untuk mendapatkan bantuan dari pemkab.

“Saya menghimbau, pada warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai atau yang rawan banjir untuk lebih meningkatkan kewaspadaan saat musim hujan seperti saat ini. Langkah antisipasi ini sangat diperlukan untuk meminimalisir tingkat kerugian bilamana banjir kembali terjadi.” pungkasnya (ndo/her)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Mahmud Buka Musda II PJS Babel, Rikky Permana Kembali Pimpin DPD

8 Februari 2026 - 07:28 WIB

Trending di Headline