KOTABUMI-Selama Masa Pandemi Covid-19, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil(Disdukcapil) Kabupaten Lampung Utara(Lampura) terus berupaya memberikan kemudahan bagi Masyarakat yang memiliki kebutuhan khusus, sulit untuk menjangkau kantor, bahkan untuk Orang Dalam Gangguan Jiwa(ODGJ) melalui program Jemput bola(Jempol).”Alhamdulillah dari bulan Juli hingga saat ini hasil jempol kita ke bawah ada 122 data Administrasi Kependudukan yang tercatat.
Bukan hanya melakukan perekaman KTP-Elektronik saja, namun mereka juga melengkapi Adminduk lainnya seperti Akte Kelahiran hingga Kartu Keluarga(KK),”ujar Kepala Disdukcapil Lampura Khairul Anwar melalui Kabid Dalduk Ferry Wijaya, Senin(27/9).
Sejauh ini lanjut Ferry, pihaknya sudah berkeliling melakukan Jempol ke 23 Kecamatan dengan mengunjungi puluhan Desa dan Kelurahan.
Selain itu ada juga Masyarakat yang menyurati Disdukcapil agar dibantu untuk melakukan perekaman KTP-El, karena keterbatasan kerabatnya tidak bisa datang ke Kantor Camat maupun ke kantor Disdukcapil.
Pihaknya juga saat ini tengah menjalin kerjasama dengan pihak rumah sakit, salah satunya Rumah Sakit Handayani untuk melakukan Jempol pada Lansia dan pasien yang memang tidak bisa berjalan karena sedang sakit.
“Untuk ODGJ itu di Kecamatan Tanjung Raja ada dua orang, Kotabumi Selatan tiga orang, Sungkai Selatan satu orang, Abung Selatan dua orang dan Kecamatan Kotabumi tiga orang.
Sementara untuk Penyandang Disabilitas ada 31 orang dan Lansia serta Sakit Keras ada 80 orang,”paparnya.
Saat berkeliling tambah Ferry, tentunya pihaknya tidak mengabaikan Protokol Kesehatan(Prokes) meski saat ini Kabupaten Lampura sudah berstatus Zona Kuning.
Ia juga menghimbau kepada seluruh Masyarakat yang ingin melakukan perekaman KTP-El ataupun mengurus Kelengkapan Adminduk lainnya untuk selalu mematuhi Prokes.
Karena di masa Pademi saat ini keselamatan diri sendiri dan orang banyak harus diutamakan.”Tetap patuhi Prokes, jangan kendor. Jika ingin mengurus Adminduk terutama KTP-El karena tidak bisa melalui online harus menggunakan masker dan menjaga jarak,”himbaunya.(ria)






