KOTABUMI — Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran wabah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di lingkungan pelajar, Polres Lampung Utara (Lampura) gelar Vaksinasi di Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Bhayangkari dibawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Kotabumi.
Kegiatan vaksinasi tersebut di laksanakan di Yayasan setempat dengan di hadiri Kapolres AKBP Kurniawan Ismail, dan Ketua YKB Lampura, Diana Kurniawan Ismail, Kamis (30/9).
Dalam sambutannya dihadapan para dewan guru dan para siswa, Kapolres Lampura AKBP Kurniawan Ismail, mengatakan bahwa, saat ini kondisi peekembangan virus Covid-19 di Lampura telah mendekati zona normal. Meskipun begitu, kegiatan Vaksinasi harus tetap du laksanakan, agar dapat lebih menekan angka penyebaran virus Covid-19
“Kita tak boleh abai dengan kesehatan kita. Saat ini Kegiatan Vaksinasi di Indonesia sedikit terhambat pelaksanaannya. Kondisi ini berbanding terbalik dengan di luar negeri, kegiatan vaksinasi yang dilakukan disana itu bisa dibilang sudah berada di atas 50%, dan berjalan dengan baik” ujarnya.
Masih kata Kapolres, banyak faktor-faktor penghambat yang mengakibatkan kegiatan vaksinasi yang dilakukan tidak berjalan dengan optimal, seperti misalnya di Lampura ini, karena pihaknya beserta tim tenaga kesehatan setiap harinya harus berjibaku mengejar orang-orang untuk divaksin.
“Perlu di ketahui, data vaksinasi yang ada di Lampura baru sekitar 47% dari jumlah warga masyarakat yang semestinya divaksin. Tentu ini suatu hal yang miris sekali, di satu sisi kita menginginkan kondisi yang normal, tapi disisi lain masih ada cukup banyak masyarakat yang belum menyadari vaksinasi adalah hal yang penting, yang seharusnya menjadi kebutuhan kita bersama untuk menjaga kekebalan tubuh” paparnya.
Lebih jauh, Kapolres mengatakan, semakin banyak masyarakat yang di vaksin, maka akan semakin banyak juga masyarakat yang memiliki kekebalan tubuh terhadap virus Covid-19. Pencapaian itu yang semestinya menjadi suatu harapan bagi seluruh masyarakat Lampura.
“Saya juga berharap, para siswa jangan termakan berita hoaks, pihak sekolah juga semestinya secara personal harus memberikan Penyadaran dan pemahaman kepada siswa-siswi yang memang belum memahami bahwa vaksinasi ini sangat dibutuhkan bagi tubuh kita, agar tidak mudah terpapar virus Covid-19” pungkasnya. (fer/her)






