Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 6 Okt 2021 09:47 WIB ·

Pemeritah Harus Berdayakan Rekanan Lokal Terkait Pembangunan Infrastruktur dan Pasar Dari Program PEN


 <span class=Pemeritah Harus Berdayakan Rekanan Lokal Terkait Pembangunan Infrastruktur dan Pasar Dari Program PEN"> Perbesar

KOTABUMI – Sejumlah Asosiasiasi di Kabupaten Lampung Utara(Lampura) menggelar pertemuan terkait akan digelarnya pembangunan infrastruktur dan pasar dari program pemulihan ekonomi nasional(PEN) 2021 di Café Bosque Stadion Sukung Kotabumi, Selasa(5/10).

Hadir dalam kesempatan itu diantaranya Ketua Aspeknas(Suprito) beserta sekretarisnya Irwansyah Yusuf Syam, ketua Askonas Fungki Purnama Hadi, Ketua Gapeksindo Reza, Ketua Aspekindo(Azis Sulton), Ketua Hiptasi(Mahendra Rizki), dan Ketua Ataki Awari Darwin, serta perwakilan dari sejumlah organisasi lainnya.

Menurut juru bicara kontraktor, Irwansyah Yusuf Syam, pekerjaan program PEN tersebut seharusnya mempertimbangkan kearifan lokal berkelas nasional dengan melibatkan asosiasi rekanan yang ada di kabupaten setempat.
”Kami masyarakat jasa kontruksi, pada prinsipnya menyambut baik kontrak dengan PT SMI demi kemajuan Lampung Utara. Tapi kan ini pinjaman yang harus dikembalikan plus bunganya juga untuk kepentingan masyarakat Lampung Utara. Kalau itu ada kepentingan kontruksi, kami selaku asosiasi punya kepentingan di situ(dana PEN, Red).

Karenanya, kami berharap diajaklah dalam diskusi dan komunikasi, agar bisa ikut berkontribusi dalam pelaksanaan pembangunan di Lampura, ” katanya, Selasa(5/10) petang.
Ditanya kesiapan asosiasi rekanan di Lampung Utara, Irwansyah menegaskan jika dalam pengerjaan proyek sudah menjadi tugas pihaknya.
”Siap. Itu(pekerjaan, Red) sudah jadi tugas kami selaku rekanan. Jadi kami siap membuat lebih baik(kualitas pekerjaan) dari orang lain. Karena, kami ini orang Lampung Utara, yang siap membangun. Orang dari luar saja siap, apalagi kami sebagai putra daerah. Intinya kita garansi dan siap bersaing dengan siapapun dalam hal ini,”paparnya seraya mencontohkan sejumlah pekerjaan APBD 2021 yang gagal tender dan terpaksa diulang.

Ditambahkan Suprito, agar pemerintah daerah dapat memprioritaskan pengusaha lokal dalam penentuan kebijakan pekerjaan proyek 2021. Menurutnya, sesuai dengan intruksi Kejaksaan Negeri Lampung Utara agar mengantisifasi kegaduhan yang berpotensi timbul akibat program tersebut.” Jadi harus segera dilakukan antisifasi agar tidak terjadi kegaduhan ini. Jadi proyeksikan dulu rekan-rekan local, baru kemudian yang lain,”pungkanya.(rid)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Mahmud Buka Musda II PJS Babel, Rikky Permana Kembali Pimpin DPD

8 Februari 2026 - 07:28 WIB

Trending di Headline