Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 12 Okt 2021 20:36 WIB ·

Sampah Bakal Diolah Jadi Pupuk Kompos Terobosan Disdag berkaloborasi dengan DLH


 Caption :  Kadisdag Lampura Hendri bersama Kepala DLH Tomy Suciady saat meninjau sampah yang ada di TS Kotabumi, Selasa (12/10).
Perbesar

Caption : Kadisdag Lampura Hendri bersama Kepala DLH Tomy Suciady saat meninjau sampah yang ada di TS Kotabumi, Selasa (12/10).

KOTABUMI-Terus bertambahnya sampah setiap harinya baik sampah kering maupun sampah basah membuat Dinas Perdagangan(Disdag) bersama Dinas Lingkungan Hidup(DLH) harus mengambil langkah-langkah, salah satunya akan mengolah sampah basah dari buah yang sudah busuk menjadi pupuk kompos.”Kita lihat kan di Taman Santap(TS) ini banyak sampah basah dari para Pedagang buah. Jika dibakar dia tidak bisa, jadi kita akan cari cara untuk di olah menjadi pupuk kompos. Untuk itu kita akan berkolaborasi bersama Dinas Lingkungan Hidup,”ujar Kepala Dinas Perdagangan Hendri saat meninjau lokasi sampah, Selasa(13/10).

Sejauh ini lanjut Hendri, sampah-sampah basah dari buah tersebut di buang begitu saja.
Tidak hanya sampah basah yang ada di TS saja, namun yang ada di Pasar buah dan pasar tradisional lainnya juga akan di olah menjadi pupuk kompos.
Mengingat selama ini sampah-sampah basah tersebut sering menimbulkan bau tidak sedap.”Lokasi pengolahan sampah buah ini akan dilakukan di samping kantor Dinas PUPR. Nanti semua kita libatkan sehingga tau manfaatnya,”kata dia.

Ditempat yang sama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tomy Suciadi membenarkan bahwa pihaknya akan mengadakan Kolaborasi dalam pengolahan pupuk kompos bersama Disdag.
Sampah-sampah tersebut sebelumnya di buang ke TPA Alamkari, namun untuk yang di TS ini memang sudah banyak sekali menumpuk sampah buahnya.
Jika diingin di buang begitu saja sampah buah ini sangat sayang karena bisa diolah menjadi pupuk kompos.

Untuk saat ini sampahnya di keruk terlebih dahulu selanjutnya akan di buang di worksop yang lokasinya di samping kantor Dinas PUPR.
Sampah-sampah buah itu akan di olah di situ, nanti semu unsur hingga pedagang buah akan dilibatkan dalam pembuatan pupuk kompos. Sehingga nantinya pupuk-pupuk tersebut dapat dirasakan Masyarakat manfaatnya.”Nantinya pupuk-pupuk tersebut akan kita serahkan ke mereka dan para pengelolala.

Silakan pupuknya di gunakan untuk tanaman di rumah atau di kebun. Dengan begitu mereka bisa memanfaatkan buah busuk dan mengelolanya menjadi pupuk kompos. Dan sampah-sampah buah tidak lagi di buang sembarangan ataupun di buang ke TPS, sehinga menumpuk dan menimbulkan bau busuk,”pungkasnya.(ria/her)

Artikel ini telah dibaca 58 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Mahmud Buka Musda II PJS Babel, Rikky Permana Kembali Pimpin DPD

8 Februari 2026 - 07:28 WIB

Trending di Headline