Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 20 Okt 2021 21:06 WIB ·

Masuki Musim Penghujan, Lampura Siaga Bencana BPBD persiapkan peralatan, warga diminta waspada


 <span class=Masuki Musim Penghujan, Lampura Siaga Bencana BPBD persiapkan peralatan, warga diminta waspada"> Perbesar

KOTABUMI–Wilayah Kabupaten Lampung Utara (Lampura), sepertinya mulai memasuki musim penghujan. Ini terlihat dalam tiga hari terakhir, wilayah Kotabumi dan sekitarnya, diguyur hujan lebat, disertai angin kencang. Sementara, ada sejumlah titik yang menjadi langganan banjir, ketika musim penghujan tiba. Titik dimaksud adalah, daerah aliran sungai, seperti sungai Wayrarem, Way Abung, Way Sesah dan Way Umban. Bagi warga yang berdomisili disekitar bantaran sungai dimaksud, terlebih yang menjadi langganan banjir setiap tahunnya, diminta waspada. Sebab banjir sewaktu-waktu dapat menerjang kediaman mereka.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Lampura, Nozi Efialis, melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Mirza Sofian, mengatakan jika BPBD Lampura mulai siaga bencana. Sebab wilayah Lampura mulai memasuki musim penghujan. Hal itu terlihat dengan turunnya hujan lebat dan sering terjadinya angin kencang dalam beberapa hari terakhir. Karenanya BPBD mempersiapkan sejumlah peralatan untuk penanggulangan bencana. Seperti perahu karet, pelampung dan Tenda darurat, juga mempersiapkan berbagai peralatan seperti golok, sinso dan alat penebang pohon lainnya guna membersihkan pohon-pohon yang tumbang.”Siaga kita saat ini, Apel siaga juga sudah sering kita lakukan. Apalagi kita memasuki musim penghujan harus melakukan persiapan dengan matang. Berbagai peralatan sudah kita siapkan dan kita bersihkan. Sehingga saat dibutuhkan sudah siap,”jelas Mirza, Rabu(20/10).

Saat terjadi angin kencang dalam beberapa hari terakhir lanjut Mirza, sudah dua kali terjadi musibah pohon roboh.
Satu diantaranya di daerah Abung Selatan dan satu lainnya di daerah Stadion.
Mendengar informasi itu Tim Reaksi Cepat(TRC) BPBD Lampura langsung bergerak dan membersihkan pohon-pohon yang sempat menutupi badan jalan.
Untuk itu dirinya menghimbau kepada seluruh Masyarakat yang memiliki poho -pohon besar baik yang ada di pinggir badan jalan ataupun dekat dengan pemukiman warga untuk segera di potong.
Dikhawatirkan jika terjadi angin kencang pohon besar tersebut dapat roboh dan menimpa pengguna jalan atau rumah warga.”Yang kita khwatirkan jika ada pohon besar di pinggir jalan itu bisa menimpa pengguna jalan. Begitu juga dengan Pohon besar yang ada di dekat rumah, kalau berbuah tolong di rapihkan agar tidak sempal,”himbaunya.

Dirinya juga meminta kepada Masyarakat untuk tidak membuang sampah secara sembarangan.
Mengingat sejauh ini kesadaran dari Masyarakat masih rendah.
Hal itu dibuktikan dengan masih banyaknya masyarakat yang membuang sampah di aliran sungai.
Sehingga ketika terjadi hujan deras sungai menjadi mampet dan menimbulkan banjir yang sewaktu-waktu bisa menggenangi pemukiman warga.”TRC kita juga saat hujan deras kita minta untuk langsung memantau sungai-sungai. Sehingga ketika debit air tinggi kita sudah bisa meminta masyarakat untuk mengungsi. Kalau sejauh ini masih normal air sungainya, hujan juga masih dalam kategori wajar,”pungkasnya.(ria/her)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Mahmud Buka Musda II PJS Babel, Rikky Permana Kembali Pimpin DPD

8 Februari 2026 - 07:28 WIB

Trending di Headline