KOTABUMI—Kementrian Agama(Kemenag) Lampung Utara(Lampura) menggelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional(HSN) ke 5 tahun.
Kegiatan yang diikuti ratusan Santriwan dan Santriwati tersebut diadakan di Pondok Pesantren El-Quro dan berlangsung secara meriah.
Dalam upacara tersebut bertindak sebagai inspektur upacara yakni Asisten I Pemkab Lampura Mankodri yang sekaligus membacakan sambutan Menteri Agama Republik Indonesia. Dalam sambutannya Mankodri berpesan bahwa santri tidak boleh lengah.
Santri harus tetap menjaga kesucian hati dan akhlak, santri juga tidak akan memberi celah masuknya kehancuran bangsa.”Dengan tema Santri Siaga Jiwa Raga, berarti santri harus mampu menyucikan jiwa yaitu dengan menggembleng jiwa dan akhlak,”tutur Mankodri.
Kemudian dimasa pandemi Covid 19 lanjut Mankodri, santri harus tetap menjaga protokol kesehatan, tentunya dengan menerapkan 5M dan diiringi dengan Doa.”Dengan ini yuk kita sama sama, kita menjaga nkri ini terus belajar tingkatkan ilmu. Patuhi protokol kesehatan tetap harus ditetapkan, bagi para santri yang belum di vaksin yuk segera ikuti vaksin agar dapat terhindar dari Virus Covid-19,”himbaunya.
Ditempat yang sama Kepala Kantor Kementerian Agama(Kemenag) Lampura Totong Sunardi meminta, agar para pimpinan pondok pesantren dapat melaksanakan tugas sesuai dengan kewajiban yang telah diatur oleh negara.
Bahkan pihaknya juga sangat mengapresiasi sekali atas kegiatan hari santri yang berjalan dengan meriah tersebut.”Kami selaku Kementerian Agama meminta agar Pondok untuk tetap menjalankan semua apa yang kewajiban dari para santri dan pondok itu sendiri. Di masa pandemi ini agar kita bisa menjadi contoh yang tauladan dalam menjalani protokol kesehatan.
Kami juga tentunya sangat mengapresiasi kegiatan HSN kali ini, kita berpesan para santri tetap belajar dengan baik,”pesannya.(ria/her)






