Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 15 Nov 2021 20:14 WIB ·

Lampura Zona Kuning, Dua Bulan Covid-19 Nihil


 caption : Plt. Kadinkes Lampura, dr. Maya Natalia Manan (foto ist)  Perbesar

caption : Plt. Kadinkes Lampura, dr. Maya Natalia Manan (foto ist)

KOTABUMI–Tidak ada pasien covid-19 di wilayah Kabupaten Lampung Utara (Lampura), Senin (15/11). Meski masih berstatus zona kuning atau PPKM level 3.

Kepastian itu datang dari Plt. Kadinkes Lampura, dr. Maya Natalia Manan menanggapi perkembangan beberapa bulan terakhir di wilayah Bumi Ragam Tunas Lampung itu.

“Kalau dilihat dalam 1 – 2 bulan terakhir, pertambahan covid-19 itu, Alhamdulillah tidak ada. Terakhir ada satu dalam satu bulan ini, begitu pun sebelumnya pernah ada dua tapi sudah beberapa bulan ini. Sehingga kami menaksirnya mereka telah selesai masa karantina atau dinyatakan sembuh,” Ungkap dr. Maya, senin (15/11).

Menurutnya, saat ini, warga yang masih atau sedang menjalani isolasi tidak ada. Dengan kata lain, pasien covid-19 diwilayah Lampura nihil atau 0.

“Semoga ini pertanda baik, alhamdulilah ditempat kita nihil penambahan beberapa pekan terakhir, “terangnya.

Meski begitu, tak menyurutkan dalam mensosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat secara masif.

Ditengah percepatan vaksinasi dilaksanakan saat ini, guna mengatisipasi gelombang ketiga covid-19 dari varian terbarukan. Yang capaian sampai saat ini 48,67%, dari target 458.561 sasaran tahap pertama.

“Meski telah ada kelonggaran aturan pembatasan sosial, tapi kita tetap gencarkan disiplin protokol kesehatan. Baik itu melalui penegakkan aturan dilapangan melalui satgas, ataupun prenventif dengan sosialisasi langsung. Dalam menangkal penyebaran ditengah masyarakat,” ujarnya.

Terkait percepatan vaksinasi sampai ditingkat rukun tetangga (Rt/Rw), Pemerintah daerah telah melaksanakannya. Meskipun belum sampai kepada penyediaan stok vaksin.

“Kendalanya, masih di persediaan. Seperti kemarin saja itu baru datang 1000 dosis. Ya, belum satu hari sudah ludes. Tapi kalau ditingkat Rt/Rw telah kita lakukan dengan jemput bola. Seperti sebelumnya nakes dari kecamatan mendatangi warga, khususnya mereka usia senja (manula),” bebernya.

Maya berharap, pemerintah dapat menyediakan stok dosis di lapangan. Sebab, kebutuhan saat ini sangat mendesak, dalam memenuhi target sampai akhir tahun ini.

“Semoga stok vaksin di wilayah Lampura segera terisi. Sehingga akan memacu percepatan vaksinasi terhadap masyarakat Lampura,” pungkasnya. (ozy/rnn)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Mahmud Buka Musda II PJS Babel, Rikky Permana Kembali Pimpin DPD

8 Februari 2026 - 07:28 WIB

Hasil Konferja, Provinsi Lampung Bakal Jadi Tuan Rumah HPN 2027

7 Februari 2026 - 20:26 WIB

Trending di Headline