KOTABUMI – Tim Monitoring dan Evaluasi(Monev) Program Sembako dari Dinas Sosial(Dinsos) Kabupaten Lampung Utara(Lampura) sudah menyebar di seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Setempat.
Selasa(23/11) Tim turun lapangan menuju e-warung yang ada di Kecamatan Abung Kunang untuk memastikan keberadaan ewarung dalam rangka pendistribusian sembako dengan cara bantuan pangan non tunai(BPNT).
Kedatangan tim yang dipimpin Kabid Rehabilitasi Sosial(Resos) Heri Firdaus beserta empat orang anggotanya itu disambut langsung ketua E-Warung Bindu Edi Hanafi. Selain meninjau keberadaan e-warung, tim juga melakukan wawancara dengan sejumlah keluarga penerima manfaat(KPM) terkait proses transaksi bantuan sosial(bansos) dengan pihak e-warung.
”Kita hadir untuk melakukan monev, terhadap kinerja e-warung dalam pelaksanaan transaksi program sembako. Keberadaan e-warung harus meupakan warung yang juga menjual berbagai kebutuhan masyarakat,”kata Heri Firdaus mewakili Kepala Dinsos Lampura Eka Dharma Thohir.
Kemudian, pihaknya juga mendatangi rumah penerima manfaat program bantuan sosial, guna memastikan kelayakan penerima bantuan pemerintah tersebut.
” Sesuai dengan intruksi bapak kepala dinas, maka kita mesti mengetahui sejauh mana pelayanan dari pada e-warung dalam melayani KPM,”kata Heri Firdaus.
Usai berkomunikasi dengan pemilik e-warung Desa Bindu Kecamatan Abungkunang, tim Monev Dinsos Lampura, melanjutkan perjalanan menuju Kecamatan Tanjungraja, dan Kecamatan Abungsurakarta.”Sejauh ini, semua e-warung berjalan normal, dan tidak ada kendala apapun,”pungkasnya.
Sementara agen e-warung Desa Bindu Edi Hanafi, menyebut kehadiran pihaknya untuk membantu pemerintah dalam menyalurkan bantuan sosial berupa bantuan pangan nontunai(BPNT).
Tentunya dalam pelaksanaan pihaknya banyak mendapat kendala yang terjadi di lapangan.Salah satunya terdapat KPM(Keluarga Penerima Manfaat) yang saldonya nol saat dilakukan penggesekan. Padahal nama KPM tersebut tercantum dalam data bayar. ”Untuk ini, kita tidak bisa berbuat banyak, karena untuk pembelian sembako melalui e-warung, mesti ada saldo dalam KKS(Kartu Keluarga Sejahtera) milik KPM. Kami sarankan mereka untuk mempadankan NIK(Nomor Induk Kependudukan) ke Disdukcapil. Untuk selanjutnya diinput ulang ke operator SIKS NG Desa,”pungkasnya.(rid)






