KOTABUMI–Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lampung Utara (Lampura), diduga manfaatkan Pengumuman Pengadaan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN), untuk kalangan sendiri atau ‘orang dalam’. Yakni hanya bagi kerabat dan kolega pejabat atau pegawai BPN setempat saja. Indikasi terlihat, ketika hanya dalam waktu dua hari setelah Pengumuman Kementrian Agrarian dan Tata Ruang (ATR) BPN Kanwil BPN Provinsi Lampung, BPN Lampura mengeluarkan Pengumuman bahwa Penerimaan PPNPN Ditutup. Pengumuman itu beradar disejumlah media sosial (medsos), seperti instagram.

Pengumuman Pengadaan PPNPN yang dikeluarkan kanwil BPN Provinsi Lampung
Alasannya, kuota pelamar pada sejumlah formasi sudah penuh. Padahal dalam Pengumuman yang dikeluarkan Kanwil BPN Provinsi Lampung, waktu pendaftaran hingga 3 Desember mendatang. Karuan saja, banyak warga yang terlanjur melengkapi persyaratan, kecele. Berkas lamaran yang dibawa langsung ke BPN Lampura, ditolak. Hingga, Rabu (1/12) masih banyak pelamar yang mendatangi kantor BPN.
Diketahui, melalui web resmi Kanwil BPN Lampung dikeluarkan pengumuman No. 2271/Peng-18.UP.02.03/XI/2021 Tentang Pengadaan PPNPN Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota Dilingkungan Kanwil BPN Provinsi Lampung. Dalam Pengumuman itu, Kabupaten Lampura memperoleh formasi untuk Asisten Pengaministrasi Umum (APU) sebanyak 6 orang, Asisten Verifikator Berkas (AVB) 6 orang, Operator Komputer (OK) 5 orang dan Pengelola Aplikasi (PA) 12 orang, total sebanyak 29 orang.
Disebutkan berkas lamaran diantar langsung ke panitia dikantor BPN setempat,selambat-lambatnya tanggal 3 Desember 2021. Setidaknya 21 kualifikasi yang harus dipenuhi pendaftar, dengan 12 jenis persyaratan administrasi. Diantaranya, Surat Keterangan Sehat dari dokter pemerintah, Surat Keterangan Bebas Narkoba dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
Pengumuman itu dikeluarkan pada Rabu 24 November 2021 dan belum begitu meluas kemasyarakat. Umumnya mereka yang tengah mencari kerja yang ‘kebetulan’ mengetahui informasi tersebut. Lantas buru-buru melengkapi persyaratan sebagaimana ditentukan. Namun ketika semua berkas lengkap dan dibawa ke BPN, petugas disana mengatakan sudah tutup. Alasannya kuota lamaran sudah penuh. Seperti yang diungkapkan seorang pelamar pada Radar Kotabumi.
Andi warga Kotabumi Selatan mengatakan, jika ia baru mengetahui informasi itu pada Kamis (25/11) saat membuka link yang berkaitan dengan pengadaan pegawai. Meski batasan waktu tertera 3 Desember, namun ia buru-buru melengkapi sejumlah persyaratan dan membawanya ke kantor BPN pada Jum’at (26/11) sekitar pukul 10.30 WIB “Disana seorang pegawai wanita, justru nanya saya, dari mana tahu informasi ini. Seperti kaget kalau ada pembukaan lamaran. Terus dia katakan kalau sudah tutup lantaran dibilang kuota penuh. Aneh juga ya, masa sehari saja kuota penuh. Padahal untuk melengkapi syarat diperlukan waktu, paling cepat satu hari, itu jika lancar tidak ada kendala” ujarnya kesal
Hal yang sama dialami Ridho warga Kotabumi, yang datang ke kantor BPN pada Senin (29/11) sekitar pukul 09.00 WIB. Ridho yang mengenakan baju kemeja putih, harus balik arah. Lantaran pegawai disana mengatakan jika pendaftaran sudah tutup. “Wah gak bener ini, masak tutup tanggal 3, sekarang sudah ditutup,” kata dia.
Saat dihubungi, Nugroho Wasono ketua Panitia pengadaan PPNPN BPN Lampura membantah jika memanfaatkan penerimaan pegawai itu untuk kalangan sendiri atau kolega-kolega oknum pejabat BPN Lampura. Semua berjalan sesuai dengan petunjuka Kanwil provinsi Lampung. “Kita gak berani macem-macem pak, semua sesuai dengan ketentuan dan petunjuk dari Kanwil. Soal lamaran ditutup sebelum 3 Desember, itu jelas disebut pada poin 3 pengumuman. Pendaftaran akan ditutup jika kuota penuh. Nah karena sudah penuh ya kami tutup.” jelasnya.
Ditempat yang sama Ariyanto sekretaris Panitia PPNPN BPN Lampura, menyatakan pendaftaran memang sudah ditutup sejak Jum’at (26/11). itu lantaran kuota pelamar sudah penuh, yakni sebanyak 70 peserta. “sudah langsung kita umumkan jika pendaftaran ditutup melalui Medsos,” pungkasnya (her)






