Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 7 Des 2021 22:05 WIB ·

Lampura Zona Kuning PPKM Level I


 caption : Ilustrasi vaksinasi Perbesar

caption : Ilustrasi vaksinasi

KOTABUMI–Predikat Kabupaten Lampung Utara (Lampura), naik satu level pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level I zona kuning.

Hal itu dikatakan Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampura, dr. Maya Natalia Manan menanggapi keluarnya Inmendagri terbaru sebagai dasar pembatas skala mikro jelang natal dan tahun baru (nataru), Selasa (7/12).

“Alhamdulillah menunjukkan trend positif level PPKM kita, dari sebelumnya level 3 kepada level 1 dengan zona kuning. Sesuai Intruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No.65/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat level 3, 2 dan 1 Serta Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Desease 2019 Ditingkat Desa/Kelurahan Diwilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua,” kata Anggota Satgas Kabupaten Lampura itu.

Menurutnya, predikat itu didapat berdasarkan penilaian Tim Satgas Penanganan Covid-19 pusat salah satunya ialah capaian vaksinasi tahap pertama diatas 50%. Atau tepatnya 57,57% dari jumlah sasaran sebanyak 458.561 warga disana.

“Kita masih terus melaksanakan percepatan dilapangan, baik itu melalui jajaran dinas kesehatan, Dandim 0412/Lampura, Polres, organisasi kemasyarakatan sampai kepada parpol berkontribusi dalam capaian target 70% yang terakhir menjadi 100% sampai akhir tahun,” terang Maya.

Saat ini, sambung Maya, ada beberapa kendala yang dihadapi, salah satunya masalah stok dosis vaksin yang berangsur berkurang karena suplay dari Pemerintah Provinsi Lampung.

“Alhamdullillah, kalau masalah dosis terus berjalan. Dan saat ini yang menjadi kendala dilapangan adalah sasarannya, sebab, sebelumnya sempat terkendala masalah dosis karena membludaknya masyarakat yang ingin divaksin,” tambah Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2) Dinkes Lampura, dr. Dian Mauli.

Terkait adanya kasus baru, dia mengaku belum ada penambahan sejak 29 November 2021 berada diangka 3.950 kasus, setelah ada penambahan 8 kasus diakhir November 2021.

“Dari situ tidak ada penambahan lagi, alhamdulillah. Masalah rapor merah disiplin prokes, itu yang masih menjadi perhatian satgas terutamanya pemerintah daerah. Dan kita (pemda) bersama-sama seluruh elemen mendorong pelaksanaan kedepannya lebih baik lagi,” pungkasnya.

Sebelumnya, ada delapan kasus baru terkonfirmasi covid-19 diwilayah Kabupaten Lampung Utara sampai akhir November 2021.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampura, dr. Maya Natalia Manan mengatakan bahwasanya selama priode 1 November – 24 November 2021 telag terjadi delapan kasus baru disejumlah wilayah disana.

Sehingga dengan adanya penambahan tersebut, pihaknya terus menggencarkan giat tracking, testing dan treatment (3T). Dalam upaya memutus mata rantai penyebaran, sekaligus penanganan dilapangan melalui petugas dilapangan.

“Tetap digiatkan 3T, selain dengan vaksinasi yang terus dimasifkan dilapangan,” ujar anggota Satgas Covid-19 Lampura itu usai menghadiri upacara peringatan HUT Korpri ke-50 di lapangan halaman pemkab setempat. (ozy/rnn)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Mahmud Buka Musda II PJS Babel, Rikky Permana Kembali Pimpin DPD

8 Februari 2026 - 07:28 WIB

Hasil Konferja, Provinsi Lampung Bakal Jadi Tuan Rumah HPN 2027

7 Februari 2026 - 20:26 WIB

Bersama Disparbud 9 Penari Diberangkatkan Menuju HPN PWI Banten

7 Februari 2026 - 10:52 WIB

Trending di Headline